Waspada! Virus Corona B1617 Asal India Bermutasi Ganda dan Mudah Menular

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 27 April 2021 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 481 2401346 waspada-virus-corona-b1617-asal-india-bermutasi-ganda-dan-mudah-menular-YCxlhPkbrY.jpg Ilustrasi varian baru virus corona B1617 asal India. (Foto: Okezone)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada 10 kasus terinfeksi varian baru virus corona B1617 asal India yang ditemukan di Indonesia. Namun, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menegaskan bahwa itu bukan kasus B1617, melainkan B117.

Ia mengatakan, sampai saat ini Kemenkes memastikan bahwa virus corona B1617 yang menyebabkan "tsunami" covid-19 di India tidak ditemukan satu kasus pun di Indonesia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Orang Asing dari Wilayah India Ditolak Masuk Indonesia 

Meski begitu, masyarakat Tanah Air diminta untuk terus waspada terhadap segala macam varian covid-19, termasuk B1617 yang diketahui bermutasi ganda. Lantas, apa artinya?

Virus corona B1617 pertama kali terdeteksi di India pada Oktober 2020. Soal seberapa menyebarnya virus ini di India, BBC melaporkan, karena pengujian sampel tidak cukup luas, maka tidak dapat menentukan seberapa jauh atau cepat penyebaran varian B1617 ini.

Varian B1617 terdeteksi di 220 dari 361 sampel covid-19 yang dikumpulkan antara Januari hingga Maret di Negara Bagian Maharashtra, India Barat. Di sisi lain, varian ini menurut GISAID sudah menyebar ke 21 negara.

Perjalanan internasional menjadi salah satu penyebab utama persebaran varian B1617. Di Inggris sendiri, serangan varian ini sudah terjadi pada 103 kasus yang diidentifikasi sejak 22 Februari 2021.

Baca juga: Mutasi Covid-19 India Sudah di Indonesia, Pemerintah Perketat Aturan Masuk 

Sementara kantor berita The Print menjelaskan bahwa varian B1617 mungkin dapat menyebar lebih mudah antar-manusia daripada varian lainnya.

"Ini karena mutasi yang dibawanya yang disebut L452R, mutasi yang memengaruhi protein lonjakan virus. Itu adalah kunci yang digunakan virus corona untuk membuka pintu sel tubuh manusia," lapor The Print.

Mutasi L452R mengubah bagian protein lonjakan yang secara langsung berinteraksi dengan ACE2, molekul di permukaan sel tubuh manusia yang diikat oleh virus untuk masuk ke dalam. Penelitian awal mengungkapkan mutasi L452R memungkinkan virus corona yang masuk mengikat sel dengan lebih stabil.

"Pada varian sebelumnya, seperti varian Kent, mutasi seperti ini yang meningkatkan kemampuan pengikatan virus dan mengakibatkan virus menjadi lebih menular. Peneliti memperkirakan varian B1617 20 persen lebih mudah menular dibanding varian covid-19 lainnya," ungkap laporan tersebut.

Baca juga: Twitter Sensor Cuitan yang Kritisi Penanganan COVID-19 di India 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini