Apakah Mencium Istri Membatalkan Puasa?

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 27 April 2021 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 27 612 2401807 apakah-mencium-istri-membatalkan-puasa-cnVK7LJrB5.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Puasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan oleh semua umat Islam, terkecuali ada udzur atau halangan yang menyebabkan seseorang tidak bisa berpuasa. Seperti sakit, haid (bagi perempuan), hingga berjimak.

Lalu bagaimana jika seorang suami mencium istrinya (bagian kening atau pipi), apakah dapat membatalkan puasa?

Ramadhan

Wakil Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal, Ustadz Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan, diperbolehkan selama tidak keluarnya air mani dan menyebabkan batalnya ibadah puasa.

"Mencium istri saat puasa hukumnya batal jika sampai keluar mani, dan mesti mengqodo atau mengganti puasa di hari lain," ujarnya kepada MNC Portal beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan, akan tetapi jika Anda harus menqadhanya tidak harus membayar kiffarat seperti hukum orang yang berhubungan intim di siang hari di bulan Ramadhan.

Ustadz Abu menambahkan, mencium istri saat puasa dilarang bagi yang libido atau memiliki gairah seksualnya tinggi.

Sedangkan bagi selainnya tidak terlarang, selama sebab-sebab yang membatalkan puasa seperti keluarnya air mani tidak terjadi.

"Patokannya dilihat apakah orangnya termasuk yang seksualnya tinggi dan mudah mengeluarkan mani atau tidak. Dan tidak ada perselisihan di antara para ulama bahwa mencium istri tidak membatalkan puasa selama tidak keluar mani," tuturnya.

Baca Juga : Bolehkah Balita Belajar Puasa? Ini Penjelasan Dokter

Lebih lanjut, kata dia, namun lebih baik ditinggalkan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat membatalkan ibadah puasa. Sebab hakikat puasa sendiri bukan hanya sekadar menahan haus dan lapar, tapi juga menjaga hawa nafsu.

Allah SWT berfirman:

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰ

Wa ammā man khāfa maqāma rabbihī wa nahan-nafsa 'anil-hawā

Artinya: "Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya," (QS. An Nazi'at ayat 40).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini