Muncul Tanda-Tanda Skincare Tak Cocok, Lanjut atau Berhenti Pakai?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 611 2402369 muncul-tanda-tanda-skincare-tak-cocok-lanjut-atau-berhenti-pakai-MpouqB5l2Y.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

Penggunaan skincare tidak boleh sembarang. Kandungan bahan aktif yang ada di dalam produk pun sangat personal sekali di kulit wajah masing-masing orang.

Tapi, untuk mengetahui apakah skincare tersebut cocok atau tidak, Dokter Claudia Christin menjelaskan ada beberapa tanda di kulit yang bisa disadari oleh pengguna skincare.

"Ada beberapa tanda kulit tak cocok saat menggunakan skincare tertentu, misalnya kemerahan, gatel-gatel, kulit terasa tidak nyaman. Parahnya, esok paginya pori-pori tersumbat," terang dr Claudia dalam konfrensi pers Dear Me Beauty, Rabu (28/4/2021).

Skincare

Tapi, tanda-tanda itu jika muncul setelah penggunaan skincare yang mengandung AHA, BHA, retinol, atau vitamin C, dr Claudia menyarankan untuk tetap melanjutkannya selama 2 hingga 3 minggu.

"Sebab, bahan aktif seperti AHA, BHA, retinol, atau vitamin C itu biasanya bersifat purging atau kondisi saat awal penggunaan akan memberikan efek langsung di wajah, tetapi setelah itu wajah akan jauh lebih baik," paparnya.

Baca Juga : Tips Merawat Kulit Selain Pakai Skincare, Simak Yuk!

Jadi, sambung dr Claudia, jika setelah pakai skincare yang mengandung bahan aktif di atas muncul jerawat, maka tenang saja itu adalah reaksi dari bahan aktifnya dan malah akan menyempurnakan hasil akhir dari penggunaan skincare.

"Purging biasanya memang membuang jerawat yang awalnya kecil menjadi besar tapi setelah itu kulit menjadi lebih baik. Tapi, kalau skincare dipakai sampai habis tapi kondisi buruk tetap terjadi, lalu masalah menyebar ke area lain, itu artinya tidak cocok," tambah dr Claudia.

Ditambahkan oleh Nikita Wiradiputri, CEO of Dear Me Beauty, penggunaan skincare sangat personal sekali pada masing-masing kulit. Jadi, ada baiknya Anda mengenali masalah dan jenis kulit sendiri supaya pemilihan skincare jadi tepat sasaran.

"Aku sudah pakai skincare sejak usia 12 tahun dan dari prosesnya akhirnya aku tahu mana yang terbaik untuk kulitku, mana yang tidak dan mungkin itu tidak berlaku untuk kulit orang lain. Jadi skincare itu sangat personal sekali," ujarnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini