Startup Ini Terbangkan Prototipe Robot Penambang Sampah Antariksa

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 612 2402078 startup-ini-terbangkan-prototipe-robot-penambang-sampah-antariksa-7bvxCy4Pho.jpg Robot (Foto: Reuters)

Sebuah start-up penambangan luar angkasa asal China meluncurkan prototipe robot ke orbit rendah Bumi yang dapat mengambil puing-puing sampah yang ditinggalkan pesawat ruang angkasa lain.

Diberi nama NEO-01, robot itu juga akan mengintip ke luar angkasa untuk mengamati benda-benda langit kecil.

Robot 30 kg yang dikembangkan oleh Origin Space yang berbasis di Shenzhen akan membuka jalan bagi teknologi masa depan untuk mampu menambang di asteroid.

 luar angkasa

Sejak berdirinya perusahaan pertambangan asteroid pertama di dunia, Planetary Resources pada tahun 2009, lebih dari selusin perusahaan di seluruh dunia telah memasuki sektor tersebut, termasuk Sistem 3D Amerika Serikat dan Astroscale Jepang.

Tidak seperti teknologi Astroscale, yang menggunakan magnet untuk mengumpulkan sampah luar angkasa, NEO-01 akan menggunakan jaring untuk menangkap puing-puing dan kemudian membakarnya dengan sistem penggerak listriknya.

Seperti yang diketahui, ribuan satelit telah diluncurkan secara global. Namun tak sedikit yang berakhir sebagai sampah, menimbulkan bahaya bagi satelit operasi lainnya.

Melansir laman Reuters, Rabu (28/4/2021), founder perusahaan Su Meng mengatakan, Origin Space berencana untuk meluncurkan lusinan teleskop luar angkasa dan lebih banyak pesawat ruang angkasa untuk mencapai penambangan komersial pertama asteroid pada 2045.

Media setempat bahwa China meningkatkan upaya pendaratan penyelidikan di asteroid dekat Bumi untuk mengumpulkan sampel dan juga mempercepat rencana membangun sistem pertahanan terhadap asteroid dekat Bumi.

China memang memiliki ambisi luar angkasa yang besar, bertujuan untuk mengejar ketinggalan dengan Rusia dan Amerika Serikat serta mengubah China menjadi kekuatan luar angkasa utama pada tahun 2030.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini