Legitnya Wadai Bingka, Kue Khas Pangkalan Bun Favorit untuk Buka Puasa

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 298 2403070 legitnya-wadai-bingka-kue-khas-pangkalan-bun-favorit-untuk-buka-puasa-jsypSvr5N9.jpg Kue wadai bingka khas Pangkalan Bun. (Foto: Sigit Dzakwan/iNews TV)

SALAH satu menu buka puasa yang selalu diburu warga Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yakni wadai bingka. Ini merupakan makanan khas Pangkalan Bun yang sudah menjadi ikon di Kotawaringin Barat.

Wadai bingka atau kue bingka memiliki bentuk dan tampilan yang sangat cantik serta menarik yakni berbentuk bunga serta memiliki rasa enak dan sangat gurih.

Baca juga: Aksi Amanda Manopo Si Room Services BKT, Siapkan Hidangan Buka Puasa Kru Ikatan Cinta 

Wadai bingka memiliki berbagai variasi rasa dan jenis, di antaranya bingka kentang, bingka beras, dan bingka kelapa muda.

Nur Hasanah, pemilik rumah produksi wadai bingka mengungkapkan selama bulan Ramadhan permintaan wadai bingka meningkat. Di hari pertama puasa ia membuat 500 wadai bingka, dan semuanya habis terjual.

Pembuatan wadai bingka di rumahnya di Jalan Lubut, Gang Senggiring, RT 21, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, dimulai pagi hari.

Bahan-bahan wadai bingka seperti kelapa muda, telur kentang, gula, dan pandan. Pembuatan bingka dilakukan secara tradisional untuk menjaga rasa agar tidak berubah.

Baca juga: Pucuk Rotan Muda, Menu Favorit Buka Puasa Asal Padang Lawas Utara 

Setelah bahan sudah siap, cetakan dipanaskan terlebih dahulu selama 5 menit. Setelah itu, cetakan diolesi minyak supaya tidak lengket. Bahan wadai bingka langsung dituangkan ke cetakan yang sudah dipanaskan sesuai ukurannya. Penutup cetakan sebelum digunakan terlebih dahulu dipanggang atau dipanaskan selama 10 menit.

"Harga wadai bingka bervariasi. Bingka beras Rp20 ribu, bingka kentang Rp30 ribu, bingka kelapa muda Rp40 ribu. Sedangkan bingka durian Rp50 ribu. Ada sembilan karyawan yang membantu pembuatan wadai bingka. Setelah selesai, wadai bingka langsung diantar ke kedai di Jalan Sukma Aria Ningrat, depan Masjid Nurul Qolbi," papar Nur Hasanah.

Sejak awal bulan puasa sampai sekarang, ia menyatakan mendapat omzet mencapai puluhan juta rupiah dari penjualan wadai bingka khas Pangkalan Bun ini.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini