Vaksin AstraZeneca Berpotensi Ciptakan Trombosis, Ini Rekomendasi PAPDI

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 481 2402679 vaksin-astrazeneca-berpotensi-ciptakan-trombosis-ini-rekomendasi-papdi-RM1WjidYeT.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Efek samping vaksin AstraZeneca asal Inggris terus memicu perhatian masyarakat. Oleh sebab itu Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) membuat rekomendasi dengan beberapa pertimbangan keamananan.

Sebagaimana diketahui, vaksin Covid-19 yang berjenis viral vector ini disebut menyebabkan efek samping yang cukup serius. Kejadian trombosis (terbentuknya gumpalan darah di pembuluh darah arteri) telah dilaporkan di Eropa.

Merangkum dari laman Instagram Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i, @dr.fajriaddai, Kamis (29/4/2021), membagikan beberapa pertimbangan PAPDI mengenai efek samping vaksin AstraZeneca.

Vaksin AstraZeneca

1. Diperlukan cakupan vaksinasi yang luas untuk mencapai herd immunity pada populasi Indonesia untuk memutus transmisi Covid-19.

2. Kesepakatan dari para ahli mengenai keamanan dan manfaat dari vaksinasi Covid-19.

3. Kajian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengenai vaksin AstraZeneca.

4. International Society on Thrombosis and Haemostatis (ISTH) terkait vaksin Covid-19 AstraZeneca yang menyebabkan trombosis telah dikaji oleh regulator di Inggris.

Dengan sejumlah pertimbangan tersebut, maka PAPDI mengeluarkan rekomendasi sebagai berikut:

1. Vaksin AstraZeneca adalah salah satu jenis vaksin yang dianggap efektif dan telah disetujui digunakan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Mengacu pada rekomendasi ISTH, EMA, dan WHO GACVS. Manfaat dari pemberian vaksin ini dinilai lebih besar daripada potensi komplikasi.

2. Pasien dengan riwayat trombosis atau mereka yang sengaja mendapatkan terapi antikoagulan atau antiplatelet, masuk dalam kelompok special precaution.

3. Sehubungan dengan dengan masalah trombosis pada pemberian vaksin AstraZeneca maka:

Pemantauan efek samping untuk kemungkinan terjadinya trombosis perlu ditingkatkan dengan memperhatikan adanya laporan gejala trombosis seperti sakit kepala hebat, sesak napas, mata kabur, kaki bengkak unilateral, terutama pada hari ke 4-20 pasca vaksinasi. Dan bila terdapat gejala tersebut agar segera memeriksakan diri.

Apabila pada calon penerima vaksin AstraZeneca dinilai memiliki kecenderungan trombosis oleh dokter yang merawat, maka hendaknya diberiikan surat kelayakan atau tidak layak untuk divaksinasi AstraZeneca.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini