Sempat Viral, Mbah Mijan Ungkap Ciri-Ciri Babi Ngepet Asli

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 612 2402798 sempat-viral-mbah-mijan-ungkap-ciri-ciri-babi-ngepet-asli-ADjqAE7d6C.jpg Mbah Mijan (Foto : Okezone)

Baru-baru ini, masyarakat Sawangan, Depok dihebohkan dengan penemuan babi hutan yang diklaim sebagai babi jadi-jadian atau babi ngepet. Kabar tersebut beredar luas di sosial media dan menyita perhatian masyarakat.

Banyak orang yang meyakini bahwa hewan tersebut merupakan babi jadi-jadian. Sebab banyak masyarakat yang merasa kehilangan uangnya dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu disebutkan pula bahwa ukuran babi tersebut terus mengecil sejak berhasil ditangkap.

Babi Ngepet

Melalui akun Instagram pribadinya, Praktisi Spiritual, Mbah Mijan @mbahmijan, mencoba menjelaskan mengenai ciri-ciri babi ngepet yang asli.

“Babi ngepet adalah sebuah ilmu yang mengubah manusia menjadi siluman babi atau disebut babi jadi-jadian. Ritualnya menggunakan sesaji dan lilin,” tulis Mbah Mijan.

Lebih lanjut pria nyentrik yang terkenal dengan jurus Rajah Buminya itu menambahkan bahwa perawakan babi ngepet mirip dengan babi hutan, bulunya hitam dan bertaring. Namun hal yang membedakan terletak pada kakinya.

“Kaki belakang menyerupai kaki manusia dan kaki depan menyerupai tangan manusia. Selain itu ada bulu berwarna putih yang melingkar di pusar,” jelasnya.

Ternyata hoax

Sementara itu, dikutip dari Sindonews.com, Polrestro Depok menyatakan isu babi diduga jadi-jadian yang viral di kawasan Bedahan Sawangan adalah berita bohong alias hoax. Isu itu diembuskan oleh seorang warga yang merupakan tokoh agama di kawasan tersebut.

Kapolrestro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar menegaskan, isu babi diduga jadi-jadian yang viral di Bedahan Sawangan adalah berita hoaks. Isu itu diembuskan oleh seorang warga yang merupakan tokoh agama di kawasan tersebut.

“Kami sampaikan semuanya yang sudah viral tiga hari sebelumnya adalah hoaks itu berita bohong. Sebenarnya yang kejadian itu tidak seperti apa yang diberitakan tiga hari lalu,” kata Imran kepada wartawan Kamis (29/4/2021).

Imran menuturkan, sari kasus ini satu orang ditetapkan sebagai tersangka yakni, AI (44). Mencuatnya isu ini dipicu dari adanya warga yang kehilangan uang dengan nilai bervariasi antara Rp1-2 juta.

AI kemudian membuat cerita adanya babi ngepet. “Saya sampaikan, kasus ini berawal dengan adanya cerita masyarakat sekitar merasa kehilangan uang ada Rp1 juta, ada Rp2 juta,” ujarnya. Kemudian tersangka merekayasa dengan membuat cerita soal babi ngepet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini