Survei: Konsumsi Santan Instan Meningkat Selama Pandemi

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 612 2403055 survei-konsumsi-santan-instan-meningkat-selama-pandemi-CDtpfV4Lp5.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 memang tidak bisa dipungkiri telah membuat masyarakat lebih konsumtif. Salah satu kebutuhan konsumsi yang kerap dinikmati oleh masyarakat adalah makanan.

Dari hasil survei yang melibatkan 1.200 koresponden di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa dilakukan oleh Kantar, dari pra-pandemi, September 2019 dan pasca pandemi September 2020 diketahui ada peningkatan konsumsi yang terjadi pada konsumen terhadap santan kepala instan.

Data survei Kantar memperlihatkan, keberadaan santan instan kemasan di keranjang belanja bulanan rumah tangga di Indonesia, pada September 2019 level konsumsi santan instan kemasan berada di angka 12 persen, lalu di September 2020 naik menjadi 13 persen.

Dijelaskan oleh Panji Cakrasantana, marketing manager, Tetra Pak Indonesia faktor terkuat terjadinya peningkatan konsumsi santan instan kemasan ini karena faktor praktis digunakan dan mudah didapat.

Santan

“Kebutuhan konsumsi santan instan kemasan meningkat signifikan, baik itu yang baru beralih ke santan kemasan ataupun yang sebelumnya sudah pakai jadi tambah meningkat. 60 persen ibu rumah tangga pilih santan kelapa kemasan karena praktis, enggak perlu repot diperas, dan ketersediaannya mudah dicari di minimarket atau e-commerce,” jelas Panji, dalam gelaran gathering virtual Kejutan Seru di Balik Santan Kemasan #CobainKebaikannya Bersama Tetra Pak Indonesia, Kamis (29/4/2021).

Tak hanya soal praktis secara penggunaan dan lebih mudah didapatkan di banyak tempat. Faktor kebersihan, yang menjadi aspek penting di masa pandemi ini juga disebutkan jadi salah satu faktor pemicu naiknya konsumsi santan instan kemasan.

“Semenjak pandemi kan orang-orang semakin memperhatikan soal higienitas, lebih meningkat soal kebersihan. Ini juga yang jadi alasan konsumen pindah ke santan kemasan, karena mereka tahu higienitasnya, kemasannya juga dibuat aseptic," kata dia.

"Satu lagi, IRT muda kebanyakan gen milenial nah mereka ini biasanya memang ingin eksperimen kreasi dengan menu masakan apalagi pas jaman pembatasan, di rumah saja,” pungkas Panji.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini