Ini Penyebab Anak Susah Tidur di Malam Hari

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 30 April 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 612 2403568 ini-penyebab-anak-susah-tidur-di-malam-hari-jBWr6Xs3RF.jpg Anak susah tidur (Foto: Today Show)

Memang mengajak anak tidur lelap di malam hari, jadi tugas menantang dan sulit bagi setiap orangtua setiap harinya. Mengingat di masa ini anak memang sedang sangat aktif melakukan berbagai aktivitas fisik dan rasa ingin tahunya yang besar.

Orangtua sering resah jika anak sering tidur terlalu larut. Apalagi kurang tidur pada anak memang bisa menganggu tumbuh kembang anak, sehingga perkembangan anak berjalan kurang optimal.

 anak susah tidur

Jika Anda, setiap malamnya sudah berusaha menciptakan suasana tidur dengan mematikan lampu sesuai jadwal, tidak sibuk bermain gadget ataupun menonton televisi tapi anak masih saja sulit tidur. Mungkin Anda melewatkan satu hal, yakni jam tidur siang anak.

Dijelaskan oleh Dokter Spesialis Anak, Dr. Kanya Ayu Paramastri, SpA, jika anak masih sulit diajak tidur di malam hari biasanya pemicunya adalah karena sang anak tidur siang di jam yang terlambat, alias tidur siang yang terlalu sore.

“Anak jam 10 masih belum ngantuk, coba lihat tidur siang anak itu jam berapa. Seringkali orang tua itu buat tidur siang anak kesorean, contohnya jam 4 sore baru tidur. Padahal paling telat, jam setengah 5 atau pukul 5 sore lah anak itu terakhir melek dari tidur siang. Paling lambat bangunnya jam segitu,” jelas Dr. Kanya Ayu, dalam konferensi daring, Selasa (16/3/2021).

Perhitungan pukul 5 sore jadi jam maksimal anak sudah harus bangun dari tidur siangnya, bertujuan agar anak punya rentang waktu selama dua hingga tiga jam ke depan untuk beraktivitas dan sudah mulai bisa mengantuk kembali sehingga bisa tidur malam tepat waktu.

Dokter Kanya menjelaskan lebih lanjut, orangtua harus berhati-hati jika anak sampai tidur larut malam lalu deep sleep-nya tidak tercapai. Pasalnya, hal ini berpengaruh pada banyak aspek, mulai dari hormone pertumbuhan, berat badan, tinggi badan, sampai ukuran otak.

“Efeknya, deep sleep enggak tercapai itu hormone pertumbuhannya enggak jalan, menganggu restirasti, regenerasi, perbaikan jumlah sel, ukuran otak yang ekuivalen dengan IQ itu semua enggak bisa berjalan dengan baik. Sama saja kayak orang dewasa, jam 11 malam itu mestinya sudah masuk ke deep sleep,” pungkasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini