Mitos Babi Ngepet Biasa Muncul di Bulan Puasa

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 01 Mei 2021 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 612 2403866 mitos-babi-ngepet-biasa-muncul-di-bulan-puasa-53504Eu8nq.jpg Mitos babi ngepet (Foto: Science news for student)

Asep Kambali, seorang sejarawan mengungkapkan, sejak dulu mitos pesugihan babi ngepet itu munculnya di bulan Ramadhan atau Idul Fitri. Hal ini berkaitan dengan keperluan materi masyarakat yang meningkat.

"Mitos pesugihan babi ngepet itu dari dulu biasa munculnya di bulan puasa atau mendekati Idul Fitri, karena secara ekonomi masyarakat di momen ini membutuhkan uang," papar Asep belum lama ini.

 ilustrasi babi ngeepet

Paham-paham yang menjelaskan bahwa babi ngepet adalah praktik kaya secara instan pun sudah diyakini masyarakat sejak lama. "Ya, ini kembali ke kepercayaan masyarakat saja. Untuk babi ngepet, teknik pesugihan ini dianggap berisiko sangat besar karena melibatkan nyawa," terang Asep.

Dia coba membandingkan dengan ritual ziarah ke makam keramat misalnya. Pada praktik tersebut, masyarakat mendatangi makam keramat lalu mengharapkan barokah dari makam tersebut. Di sisi lain, orang tersebut masih ada usaha untuk mendapatkan kesuksesan.

"Beda dengan babi ngepet, ini praktik yang dipercaya jadi kaya secara instan. Tapi, risikonya nyawa. Ya, kepercayaan babi ngepet bisa kelihatan hanya pada mereka yang telanjang pun jadi bagian dari mitos satu ini," tambahnya.

Ya, babi ngepet dikatakan hanya dapat dilihat pada mereka yang telanjang bulat. Kepercayaan ini pun muncul karena ada konotasi bahwa mereka yang telanjang dianggap sama dengan makhluk halus energinya. Tidak hanya itu, dalam perkembangan mitos babi ngepet pun dikenal praktik penggal kepala.

"Itu semua kepercayaan. Bagi yang rasional, ya, mungkin menganggap itu tidak benar," tambah Asep.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini