3 Alasan Posisi Tidur Telentang Baik untuk Bayi Baru Lahir

Sellva Brilliancy Fernando, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 01 612 2404074 3-alasan-posisi-tidur-telentang-baik-untuk-bayi-baru-lahir-mtVgnMj96J.jpg Bayi tidur telentang. (Foto: Unsplash)

MENIDURKAN bayi baru lahir harus dengan sangat hati-hati, lebih baik letakkan dalam posisi telentang. Ini untuk memastikan bayi cukup mendapat oksigen dan istirahat yang nyenyak.

Namun, posisi tidur telentang biasanya bertahan hanya sampai bayi belum belajar berguling ke samping. Begitu mereka mulai bisa berbelok, sekira usia 4 sampai 5 bulan, orangtua akan sering menemukan bayinya tengkurap.

Dirangkum dari laman Times of India, Minggu (2/5/2021), ini alasan tidur telentang baik untuk bayi baru lahir.

Baca juga: Hari Balita Nasional, Kenali Infeksi yang Sering Serang si Kecil 

1. Telentang posisi paling aman

Telentang adalah posisi paling aman untuk membuat si kecil tidur. Beberapa penelitian yang dilakukan untuk memahami posisi berbaring terbaik bayi mengungkapkan bahwa tengkurap meningkatkan risiko sindrom kematian mendadak bayi (SIDS), kondisi fatal yang tidak dapat dijelaskan, dan kematian bayi terkait tidur seperti mati lemas. Meskipun jumlah SIDS cukup rendah, orangtua harus berhati-hati dan menelentangkan bayi setiap kali melihatnya tengkurap.

Bayi. (Foto: Pchvector/Freepik)

2. Tidur telentang meningkatkan aliran udara

Sesuai rekomendasi American Academy of Pediatrics, membuat bayi tidur telentang adalah yang terbaik untuk mereka di tahun pertama. Berbaring telentang membantu meningkatkan aliran udara dalam tubuh. Kebanyakan orangtua yang membaringkan si kecil telentang takut posisi ini dapat meningkatkan risiko tersedak. Tetapi menurut para ahli, orangtua tidak boleh khawatir tentang hal itu karena anatomi saluran napas bayi dan refleks muntah mencegah hal ini terjadi. Jika itu adalah waktu tidur siang atau jam tidur malam yang panjang, Anda harus konsisten dengan posisi tidur.

Baca juga: 4 Alasan Bayi Harus Dapat Vaksinasi Tepat Waktu 

3. Kapan waktu yang aman untuk memosisikan bayi tengkurap?

Menurut beberapa ahli, orangtua harus terus membuat bayi tidur telentang hingga usia 1 tahun. Jika mereka berbalik ke perut saat tidur, orangtua harus menggulungnya di punggung mereka. Setelah menginjak usia 1 tahun, bayi umumnya sudah dapat duduk sendiri tanpa penyangga yang berarti sistem kepala dan belalainya telah diperkuat dan mereka dapat dengan mudah mengendalikannya. Jadi, jika mereka merasa tercekik atau tercekik, mereka dapat dengan mudah memutar kembali ke posisi yang nyaman.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini