Jangan Remehkan Ketombe, Bisa Sebabkan Rambut Rontok dan Uban Loh

Nurdian Iqbaludin, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 02 611 2404409 jangan-remehkan-ketombe-bisa-sebabkan-rambut-rontok-dan-uban-loh-mJqt6r5V1z.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KERONTOKAN rambut memang menjadi salah satu masalah rambut yang dialami hampir semua orang, baik pria maupun wanita. Rambut rontok pun bisa terjadi di berbagai kelompok umur, yang kemudian menyebabkan kebotakan dini.

Memang, banyak hal yang memengaruhi kerontokan rambut, seperti hormon dan tingkat stres seseorang. Meski demikian, ada juga faktor lain yang menyebabkan rambut rontok dan beruban yakni ketombe.

Konsultan dermatologis yang berbasis di Delhi, Dr Jyoti Gupta, mengatakan bahwa ketombe adalah suatu kondisi di mana serpihan kulit jatuh dari kulit kepala.

Ketombe

"Biasanya tidak terkait dengan rambut rontok atau penipisan, tapi dalam beberapa skenario hal ini mungkin tidak berlaku," katanya seperti dilansir dari indianexpress.

Menurutnya, ketombe yang parah menyebabkan kemerahan dan gatal pada kulit kepala. Hal ini pun dapat menyebabkan kita menggaruk dan mengakibatkan luka pada folikel rambut.

"Terkadang ketombe bisa disebabkan oleh psoriasis, infeksi jamur, defisiensi biotin, dan ini dapat menyebabkan lebih banyak rambut rontok. Sebagian besar, kerugian ini bersifat sementara dan dapat diubah," jelas Gupta.

Selain itu, beberapa orang yang mengalami kerontokan rambut biasanya mengurangi intensitas keramas, karena takut kehilangan lebih banyak rambut. Akibatnya, mereka malah memelihara ketombe lebih banyak.

Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu untuk penipisan rambut seperti minoksidil dapat menyebabkan ketombe.

“Jadi, ketombe ringan hampir tidak menyebabkan masalah pada rambut, tetapi jika dikaitkan dengan kondisi kulit lain atau sangat parah, perawatan yang tepat adalah suatu keharusan," katanya.

"Selain itu, jika Anda berencana untuk menjalani prosedur transplantasi rambut, maka kontrol ketombe yang memadai adalah suatu keharusan, karena hasil transplantasi dapat memburuk karena ketombe,” jelas Dr Gupta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini