Kisah Titiek Soeharto yang Disuntik Vaksin Nusantara oleh Terawan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 481 2404690 kisah-titiek-soeharto-yang-disuntik-vaksin-nusantara-oleh-terawan-cdIcyPzpbq.jpg Titiek disuntik vaksin (Foto: Inst Titiek)

Titiek Soeharto akhirnya mendapat suntikkan vaksin Nusantara pada Jumat, 30 April 2021, setelah seminggu sebelumnya darahnya diambil untuk proses pemasukkan antibodi.

Titiek menjadi satu dari banyak politisi yang menerima vaksin Nusantara besutan Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Ia pun merasa bangga dengan adanya vaksin kontroversial tersebut sekaligus senang menjadi bagian di dalamnya.

 Titiek divaksin

"Alhamdulilah, hari ini (30/4/2021) saya mendapatkan suntikkan vaksin Nusantara setelah seminggu lalu sampel darah saya diambil dan diproses di laboratorium RSPAD," tulisnya di Instagram.

Ia pun berharap agar masyarakat mendoakan dirinya tidak mengalami KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi. "Insya Allah, mohon doanya, semoga vaksin ini dapat meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh saya dalam menghadapi pandemi ini," doanya.

Putri dari Presiden Soeharto tersebut pun mengaku bangga sekali dengan apa yang sudah dilakukan Terawan dan timnya di RSPAD dalam upaya mengembangkan vaksin Nusantara. Titiek bahkan mengatakan bahwa apa yang sudah dilakukan Terawan dan tim adalah bentuk nyata mengharumkan nama negara dan bangsa.

"Rasa bangga dan apresiasi yang tinggi saya berikan untuk seluruh tim Vaksin Nusantara: Let. Jend. TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto dan juga para dokter-dokter muda, para peneliti, dan juga perawat yang dengan dedikasi dan semangat yang tinggi terus bekerja keras demi suksesnya program Vaksin Nusantara ini. Tentunya, ini akan mengharumkan nama negara dan bangsa," papar Titiek Soeharto.

Sebelumnya, Titiek Soeharto pada (22/4) diambil sampel darahnya juga langsung oleh Terawan sebagai bagian dari prosedur vaksin Nusantara. Vaksin ini menggunakan darah pasien karena teknik vaksinasinya menggunakan konsep sel dendritik.

Jadi, sampel darah pasien akan dicampurkan dengan virus SARS-CoV2 yang dimatikan sehingga terbentuklah antibodi dengan level tertentu. Setelah antibodi ini terbentuk, sampel darah kembali dimasukkan ke tubuh pasien dengan harapan antibodi yang sudah terbentuk dapat bekerja melindungi tubuh dari serangan Covid-19.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini