Efek Lonjakan Kasus Covid-19, Jumlah Kabupaten dan Kota Kategori Berisiko Meningkat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 481 2404888 efek-lonjakan-kasus-covid-19-jumlah-kabupaten-dan-kota-kategori-berisiko-meningkat-PYUSz4hzrC.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Popular Mechanic)

Mendekati libur Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, pemerintah mencatat bahwa telah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Kenaikan kasus Covid-19  tersebut berpengaruh terhadap keterisian tempat tidur yang di rumah sakit selama tujuh hari terakhir sebesar 1,28 persen.

Merangkum dari laman Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) @kemenkes_ri, Senin (3/5/2021), Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, kenaikan kasus ini berpengaruh terhadap kecenderungan perubahan wilayah yang berisiko di Tanah Air.

 pasien Covid-19

“Kita melihat ada kecenderungan perubahan dari wilayah kategori risiko rendah menjadi risiko sedang dan risiko tinggi,” ujar dr. Siti Nadia dalam unggahan tersebut.

Lebih lanjut dr. Siti menjelaskan, berdasarkan pantauan tren kenaikan kasus Covid-19 ini disebabkan oleh meningkatnya mobilitas penduduk yang berpotensi memperluas penyebaran infeksi.

“Maka kita melihat terjadinya peningkatan jumlah kabupaten atau kota dengan kriteria berisiko tinggi. Dari enam kabupaten menjadi 19 kabupaten. Sementara risiko sedang dari 322 kabupaten atau kota menjadi 340 kabupaten atau kota,” lanjutnya.

Oleh sebab itu dr. Siti mengimbau masyarakat untuk melindungi diri dan orang sekitar dengan tidak mudik Lebaran tahun ini. Memang rasa rindu dan keinginan untuk merayakan Lebaran di kampung halaman sangat besar. Namun, untuk kebaikan dan keselamatan bersama, mari tunda mudik agar keluarga di rumah aman dan sehat.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini