Mengenal POTS, Gejala yang Dialami Penyintas Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 481 2404973 mengenal-pots-gejala-yang-dialami-penyintas-covid-19-wN9t4AY2R3.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Beberapa penyintas Covid-19 dilaporkan mengalami gejala lanjutan atau yang dikenal dengan sebutan long Covid. Beberapa dari mereka menderita kelelahan, sakit kepala, gangguan tidur, diare, hingga Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome (POTS).

Melansir ClevelandClinic, sindrom takikardia postural ortostatik (POTS) adalah suatu kondisi yang mempengaruhi sirkulasi aliran darah. POTS adalah salah satu bentuk intoleransi ortostatik, perkembangan gejala yang muncul saat berdiri dari posisi berbaring, dan dapat dikurangi dengan duduk atau berbaring.

Pusing

Gejala utama dari intoleransi ortostatik adalah pusing, pingsan, dan peningkatan detak jantung yang cepat serta perasaan tidak nyaman. Denyut jantung dan tekanan darah bekerja sama untuk menjaga agar darah tetap mengalir dengan kecepatan yang sehat, tidak peduli posisi tubuh apa pun.

Akan tetapi, penderita POTS tidak dapat mengoordinasikan tindakan penyeimbangan tekanan pembuluh darah dan respons detak jantung. Ini berarti tekanan darah tidak stabil.

Baca Juga : Mulut Kering Jadi Gejala Baru Covid-19

Baca Juga : Gangguan Pendengaran dan Vertigo Bisa Jadi Gejala Baru Covid-19

Setiap kasus POTS berbeda. Pasien POTS mungkin melihat gejala datang dan pergi selama beberapa tahun. Dalam kebanyakan kasus, dengan penyesuaian diet, obat-obatan dan aktivitas fisik, seseorang dengan POTS akan melihat peningkatan kualitas hidup.

Siapa yang berisiko terkena POTS?

Mayoritas penderita POTS adalah wanita usia 13-50 tahun. Sekitar 1 hingga 3 juta orang menderita POTS di Amerika Serikat. Pasien dapat mengembangkan POTS setelah penyakit virus, infeksi serius, penyakit medis, kehamilan dan trauma seperti cedera kepala.

Kondisi ini dapat berkembang sebagai akibat dari penyakit yang signifikan (terutama terkait dengan rawat inap dan imobilisasi yang berkepanjangan). POTS dapat berkembang pada mereka yang memiliki riwayat mononukleosis baru-baru ini.

Orang dengan kondisi autoimun tertentu seperti sindrom Sjogren dan penyakit celiac bisa berisiko lebih tinggi. Sjogren dapat dievaluasi dengan tes darah, tes mata kering, biopsi bibir dan konsultasi reumatologi.

Sedangkan penyakit seliaka dapat dites melalui pemeriksaan darah, konsultasi gastroenterologi dan bila diperlukan biopsi usus halus.

Gejala yang dialami penderita POTS

Gejala POTS bisa menjadi pengalaman yang tidak nyaman dan menakutkan. Pasien dengan POTS biasanya menderita dua atau lebih dari banyak gejala yang tercantum di bawah ini. Tidak semua pasien dengan POTS memiliki semua gejala ini.

Nyeri Dada

- Tekanan darah tinggi / tekanan darah rendah.

- Denyut jantung tinggi / rendah

- Nyeri dada.

- Pusing terutama saat berdiri lama dalam satu posisi, atau berjalan jauh.

- Kelelahan dan bahkan pingsan

- Sakit perut dan kembung, mual.

- Perasaan gugup dan gelisah.

- Kelupaan dan kesulitan fokus (kabut otak).

- Penglihatan kabur.

- Sakit kepala dan nyeri / nyeri tubuh (mungkin terasa seperti flu); sakit leher.

- Insomnia dan sering terbangun dari tidur

- Gemetar / tremor terutama dengan lonjakan adrenalin.

- Diare dan / atau sembelit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini