Pertahankan Bisnis di Tengah Pandemi, Ilmu dari Internet Saja Tak Cukup

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 612 2405022 pertahankan-bisnis-di-tengah-pandemi-ilmu-dari-internet-saja-tak-cukup-faA25Wk51j.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETAHUN lebih Pandemi Covid-19 telah membuat berbagai orang dari berbagai kalangan kerepotan. Banyak juga yang harus kecewa, lantaran bisnisnya tutup di tengah pandemi.

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia pun harus tertatih-tatih. Bertahan di era pandemi seperti sekarang bukanlah hal yang mudah dan justru menjadi suatu tantangan.

Namun, bukan berarti mustahil bagi UMKM bertahan di masa pandemi Covid-19. Ada beberapa cara agar sebuah usaha bisa survive di masa-masa seperti sekarang.

Trik-trik itu dibeberkan Kiki Hendrawan selaku Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan HIPMI Bandung. Salah satu caranya yakni mampu beradaptasi terhadap segala situasi.

Uang

“Yang pertama adalah adaptif. Sesuaikan cara berjualan UMKM dengan kebutuhan pembeli. Jadi, kita tidak hanya memakai kacamata penjual saja, tetapi juga memakai cara pandang pembeli,” kata Kiki Hendrawan dalam acara ‘Media Gathering ShopeePay Semangat Usaha Lokal’ yang digelar virtual, Senin (3/5/2021).

Selain mampu beradaptasi, hal yang perlu dilakukan adalah turun ke lapangan dan melakukan ATM atau Amati, Tiru, dan Modifikasi.

“Jangan hanya mencari ilmu via internet, tetapi juga turun ke lapangan. Lihat produk-produk kompetitor. Amati, kenapa UMKM itu bisa jalan, apa yang mereka lakukan. Kemudian, tiru dan modifikasi sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Kemudian, hal lain yang tidak kalah penting adalah melakukan kolaborasi dan kerja sama. “Kolaborasi menjadi poin penting, karena esensi untuk kolaborasi itu adalah bisa saling berbagi audience,” ujarnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini