Mengenal Mukormikosis, Penyakit yang Banyak Dikeluhkan Penyintas Covid-19

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 13:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 481 2405357 mengenal-mukormikosis-penyakit-yang-banyak-dikeluhkan-penyintas-covid-19-uqeFxzOdki.jpg Ilustrasi penanganan covid-19. (Foto: Freepik)

PENYINTAS covid-19 kerap disebut memiliki gejala yang berbeda satu sama lain. Kini dokter di India meningkatkan kesadaran tentang penyakit mukormikosis yang muncul dalam gelombang kedua infeksi covid-19 di sana.

Mengutip dari laman Indian Express, Selasa (4/5/2021), para dokter telah meningkatkan kesadaran tentang penyakit mukormikosis. Ini adalah infeksi jamur yang jarang tetapi serius, dan biasanya tidak menimbulkan ancaman serius bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan yang sehat.

Baca juga: Waktu Observasi Vaksin Covid-19 Tak Lagi 30 Menit 

Namun saat ini dokter sedang memerhatikan peningkatan mukormikosis di antara orang-orang yang dirawat di rumah sakit atau mereka yang telah pulih dari covid-19. Gula darah tinggi dan fungsi kekebalan yang rendah adalah faktor risiko terkuat untuk mukormikosis.

Ilustrasi virus corona atau covid-19. (Foto: Shutterstock)

Konsultan dokter penyakit menular asal India dr Rajeev Soman mengatakan pasien yang paling rentan terhadap mukormikosis adalah mereka yang telah dirawat dengan steroid dan obat-obatan covid-19 lainnya.

"Saat ini kami masih mengumpulkan data yang dibantu oleh Forum Studi Infeksi Jamur dan Masyarakat Penyakit Menular untuk melihat kasus perkembangan mukormikosis," ungkapnya.

Baca juga: 1.423 Pasien Covid-19 Rawat Inap di Wisma Atlet 

Disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut mucormycetes, mereka hidup di berbagai lingkungan. Mucormycosis menyerang orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati covid-19 juga dapat menekan sistem kekebalan. Steroid dapat memengaruhi kadar glukosa darah, terutama kepada mereka yang sudah menderita diabetes. Ini adalah kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur.

Daerah yang paling sering terkena mukor termasuk hidung, sinus, mata dan otak. Pasien yang dipulangkan setelah covid-19 dianjurkan mencari pertolongan medis jika melihat gejala seperti wajah bengkak, nyeri, mati rasa, mata bengkak, keluarnya darah atau cairan berwarna coklat kehitaman dari hidung.

"Selain itu, karena kebanyakan dokter hanya memiliki pengetahuan sepintas tentang mukormikosis, mereka perlu diberi tahu tentang cara mencurigainya dan melanjutkan dengan strategi diagnostik dan terapeutik," pungkas dr Soman.

Baca juga: Covid-19 Varian B1617 Terdeteksi di Indonesia dari Whole Genome Sequencing 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini