Masih Jauh dari Target, Ini 4 Upaya Kemenkes Genjot Vaksinasi Lansia

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 481 2405445 masih-jauh-dari-target-ini-4-upaya-kemenkes-genjot-vaksinasi-lansia-gopBuuI2Hf.jpeg Ilustrasi vaksinasi lansia. (Foto: Freepik)

SESUAI arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, sejak bulan Ramadhan hingga Idul Fitri program vaksinasi nasional akan berkonsentrasi pada vaksinasi lansia atau orang-orang lanjut usia. Ini bertujuan menekan angka kasus positif covid-19 di Indonesia, jelang Lebaran yang banyak menggelar acara kumpul keluarga besar. Mengingat, lansia masuk kategori kelompok risiko tinggi terinfeksi covid-19.

Sayangnya di lapangan cakupan vaksinasi covid-19 untuk kelompok lansia masih sangat rendah. Berdasarkan data hingga 29 April 2021, baru 2.520.487 lansia yang menerima suntikan dosis pertama vaksin covid-19, dan 1.499.869 lansia yang menerima dosis kedua.

Baca juga: Kini Ada Home Care dan Delivery Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia 

Ini artinya baru 12 persen lansia yang menerima dosis pertama dan 7 persen menerima dosis kedua. Angka tersebut masih jauh sekali dari target yang diharapkan yaitu 21.553.118 lansia yang menerima vaksin covid-19.

Melihat kenyataan di lapangan, Kementerian Kesehatan berupaya keras menggenjot vaksinasi covid-19 untuk lansia agar targetnya bisa segera terkejar. Berikut empat upaya Kemenkes untuk menggenjot jumlah vaksinasi covid-19 pada kelompok lansia.

Vaksinasi covid-19 untuk lansia. (Foto: Kemenkes.go.id)

1. Gebyar vaksin lansia

Disebutkan dr Prima Yosephine BT Hutapea, direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, bertepatan dengan peringatan Hari Lansia Nasional, Kemenkes akan memanfaatkan dua pekan dari 19 sampai 27 Mei untuk menghelat acara Gebyar Vaksinasi Lansia.

"Teknis penyelenggaraannya, Kemenkes akan bekerja sama dengan Kemensos dan beberapa organisasi lansia untuk bisa memetakan lansia yang belum terlayani vaksin covid-19. Sejauh ini tentang pemetaan kelompok lansia mana yang belum divaksin tersebut disebutkan sudah ada surat edarannya untuk ke dinas kesehatan terkait," ujar dr Prima dalam diskusi virtual, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Viral Queen of Cleaning Ubah Rumah Lansia yang Tidak Terawat Jadi Bersih 

2. Program 2+1

Untuk mendorong makin banyak lansia datang ke lokasi vaksinasi, Kemenkes mengadakan program 2+1, yakni 1 orang (non-lansia) bisa membawa 2 orang lansia ke lokasi vaksinasi untuk disuntik maka orang yang mengantar tersebut bisa mendapatkan vaksin covid-19.

Dokter Prima mengatakan program ini bertujuan agar lansia bisa semakin cepat dibawa ke lokasi vaksinasi untuk menerima vaksin covid-19.

3. Kerja sama dengan swasta

Kemenkes juga aktif bekerja sama dengan berbagai pihak swasta untuk akses mobilisasi lansia dengan menyediakan layanan antar-jemput vaksinasi. Sehingga, orang lansia bisa dijemput dan diantar usai disuntik vaksin.

Baca juga: Ini Tantangan yang Muncul Terkait Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia 

4. Door to door ke panti

Dijelaskan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual belum lama ini bahwa pihaknya juga selama ini berupaya langsung melakukan upaya jemput bola dengan door to door mendatangi langsung panti-panti dan mendorong keterlibatan aparat desa atau kelurahan untuk menyusun daftar vaksinasi supaya lebih dekat kepada para lansia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini