5 Mitos dan Fakta Penyakit Asma, Jangan Keliru Ya

Sellva Brilliancy Fernando, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 15:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 481 2406042 5-mitos-dan-fakta-penyakit-asma-jangan-keliru-ya-oOhNp30tcs.jpg Ilustrasi penyakit asma. (Foto: Jcomp/Freepik)

PENYAKIT asma adalah suatu kondisi di mana saluran udara di tubuh manusia menyempit dan membengkak serta dapat menghasilkan lendir ekstra. Ini bisa menimbulkan sulit bernapas dan memicu batuk, suara siulan (mengi) saat mengeluarkan napas, atau sesak napas.

Asma bagi sebagian orang hanya menimbulkan gangguan kesehatan ringan. Tapi kenyataannya, asma juga bisa mengancam nyawa. Demikian dijelaskan laman Mayo Clinic.

Namun ternyata di luar sana masih banyak orang salah pengertian tentang penyakit asma. Kondisi ini perlu segera diluruskan agar tidak menimbulkan keadaan buruk bagi penderitanya.

Nah, apa saja kekeliruan itu? Berikut beberapa di antaranya, seperti disitat dari laman Feminaindia, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Manfaat Makan Semangka untuk Kesehatan, Cegah Asma hingga Hipertensi 

1. Asma penyakit anak-anak

Mitos: Asma adalah penyakit masa kanak-kanak. Seseorang akan sembuh seiring bertambahnya usia.

Fakta: Asma dapat terjadi pada semua usia yakni anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.

Sakit asma. (Foto: Rawpixel/Freepik)

2. Asma penyakit menular

Mitos: Asma penyakit menular. Banyak orang percaya bahwa asma adalah penyakit menular.

Fakta: Asma tidak menular. Namun, infeksi virus pernapasan (seperti flu biasa dan flu) dapat menyebabkan serangan asma. Asma adalah kondisi gangguan saluran pernapasan.

3. Penderita asma jangan olahraga

Mitos: Penderita asma sebaiknya tidak melakukan olahraga.

Fakta: Saat asma terkontrol dengan baik, pasien dapat berolahraga. Mereka hanya harus berhati-hati untuk tidak memaksakan diri.

4. Asma bisa dikontrol dengan steroid

Mitos: Penyakit asma hanya dapat dikontrol dengan steroid dosis tinggi.

Fakta: Asma paling sering dapat dikendalikan dengan dosis rendah setiap hari. Ini berlaku untuk pengendalian asma jangka panjang.

Baca juga: Kenali Pemicu Sakit Asma, Mulai Stres hingga Serangga 

5. Asma masalah psikologis

Mitos: Penyakit asma adalah masalah psikologis atau emosional.

Fakta: Meskipun gejala asma dapat dipicu atau mungkin memburuk karena depresi, kecemasan, atau kondisi lain yang dipicu oleh stres, penyebab asma bukanlah penyebab psikologis.

Adapun cara mencegah penyakit asma adalah sebagai berikut:

- Kurangi asupan makanan yang memicu alergi. Ini biasanya produk susu dan susu, kacang-kacangan, khususnya kacang tanah dan kacang mete, telur, makanan yang mengandung gluten, ikan dan makanan laut, gula rafinasi, serta berbagai bahan tambahan makanan dan zat pewarna.

- Berolahragalah secara teratur untuk meningkatkan efisiensi paru-paru.

- Dapatkan paparan sinar matahari yang cukup untuk mendapatkan vitamin D.

- Gunakan prebiotik secara teratur dan hindari penggunaan terlalu banyak antibiotik.

Baca juga: Serangan Asma, Ini Pertolongan Pertama yang Mesti Dilakukan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini