9 Kebiasaan yang Membuat Umur Panjang

Ratu Syra Quirinno, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 612 2406040 9-kebiasaan-yang-membuat-umur-panjang-R9YwqNNNGB.jpg Umur panjang (Foto: Plea Play Praise)

Banyak orang mengira bahwa usia harapan hidup sangat ditentukan oleh genetika. Namun, gen memainkan peran yang jauh lebih kecil daripada yang diyakini semula. Ternyata faktor lingkungan seperti pola makan dan gaya hidup adalah kunci umur panjang.

Dikutip dari healthline, berikut kebiasaan yang membuat umur panjang. Mari dicoba yuk!

 hindari makan berlebihan

1. Hindari makan berlebihan

Hubungan antara asupan kalori dan umur panjang saat ini menarik banyak perhatian. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa pengurangan 10–50% dalam asupan kalori normal dapat meningkatkan umur maksimum. Studi populasi manusia yang terkenal karena umur panjang juga mengamati hubungan antara asupan kalori rendah, umur panjang, dan kemungkinan mengidap penyakit yang lebih rendah.Terlebih lagi, pembatasan kalori dapat membantu mengurangi kelebihan berat badan dan lemak perut, yang keduanya terkait dengan rentang hidup yang lebih pendek.

2. Konsumsi makanan nabati yang sehat

Mengkonsumsi berbagai macam makanan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian, dan kacang-kacangan, dapat menurunkan risiko penyakit dan meningkatkan umur panjang. Misalnya, banyak penelitian mengaitkan pola makan kaya nabati dengan risiko kematian dini yang lebih rendah, serta penurunan risiko kanker, sindrom metabolik, penyakit jantung, depresi, dan kerusakan otak.

3. Tetap aktif secara fisik

Tidak mengherankan jika tetap aktif secara fisik dapat membuat anda tetap sehat dan Panjang umur. Latihan minimal 15 menit per hari dapat membantu anda mencapai manfaat, yang dapat mencakup tambahan usia 3 tahun. Selain itu, risiko kematian dini anda dapat menurun sebesar 4% untuk setiap tambahan aktivitas fisik harian selama 15 menit.

4. Jangan merokok

Merokok sangat terkait dengan penyakit dan kematian dini. Secara keseluruhan, orang yang merokok dapat kehilangan hingga 10 tahun hidup dan 3 kali lebih mungkin meninggal sebelum waktunya dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok. Ingatlah bahwa tidak ada kata terlambat untuk berhenti. Satu studi melaporkan bahwa individu yang berhenti merokok pada usia 35 dapat memperpanjang hidup mereka hingga 8,5 tahun. Selain itu, berhenti merokok di usia 60an dapat menambah 3,7 tahun dalam hidup anda.

5. Kurangi alkohol

Konsumsi alkohol berat dikaitkan dengan penyakit hati, jantung, dan pankreas, serta peningkatan risiko kematian dini secara keseluruhan. Anggur dianggap sangat bermanfaat karena kandungan antioksidan polifenolnya yang tinggi. Hasil dari penelitian selama 29 tahun menunjukkan bahwa pria yang lebih menyukai anggur 34% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal lebih awal daripada mereka yang lebih suka bir atau minuman beralkohol.

6. Prioritaskan kebahagiaan

Merasa bahagia dapat meningkatkan umur panjang anda secara signifikan. Faktanya, individu yang lebih bahagia mengalami penurunan 3,7% dalam kematian dini selama periode penelitian 5 tahun. Tinjauan terhadap 35 penelitian menunjukkan bahwa orang yang bahagia dapat hidup hingga 18% lebih lama daripada rekan mereka yang kurang Bahagia.

7. Hindari stres dan kecemasan kronis

Kecemasan dan stres dapat menurunkan umur anda secara signifikan. Misalnya, wanita yang menderita stres atau kecemasan dilaporkan dua kali lebih mungkin meninggal dibandingkan karena penyakit jantung, stroke, atau kanker paru-paru. Demikian pula, risiko kematian dini hingga tiga kali lebih tinggi untuk pria yang cemas atau stres dibandingkan dengan pria yang lebih santai.

8. Peliharalah lingkaran sosial

Peneliti melaporkan bahwa bersosialisasi yang sehat dapat membantu anda hidup hingga 50% lebih lama. Faktanya, hanya memiliki 3 grup sosial dapat menurunkan risiko kematian dini hingga lebih dari 200%. Studi juga menghubungkan jejaring sosial yang sehat dengan perubahan positif pada fungsi jantung, otak, hormonal, dan kekebalan, yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis.

9. Pola tidur yang baik

Tidur sangat penting untuk mengatur fungsi sel dan membantu tubuh anda pulih. Sebuah studi baru-baru ini melaporkan bahwa umur panjang kemungkinan terkait dengan pola tidur yang teratur, seperti tidur dan bangun diwaktu yang sama setiap hari. Durasi tidur juga tampaknya menjadi faktor penyebabnya, karena terlalu sedikit tidur atau sebaliknya terlalu banyak tidur, dapat berbahaya. Misalnya, tidur kurang dari 5–7 jam per malam dikaitkan dengan risiko kematian dini 12% lebih besar, sementara tidur lebih dari 8–9 jam per malam juga dapat menurunkan umur anda hingga 38%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini