Moderna Uji Coba Penyuntikan Dosis Ke-3 Vaksin Covid-19, Diklaim Tingkatkan Antibodi

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 481 2406487 moderna-uji-coba-penyuntikan-dosis-ke-3-vaksin-covid-19-diklaim-tingkatkan-antibodi-cGfbjea6Nj.jpg Ilustrasi penyuntikan vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

SALAH satu produsen vaksin covid-19 yakni Moderna diketahui baru saja merilis data terbaru terkait hasil uji coba atau trial terhadap Vaksin Moderna. Pada Rabu 5 Mei 2021, Moderna Inc telah mengumumkan bahwa dari data uji coba awal kepada manusia menunjukkan bahwa dosis ketiga dari suntikan vaksin covid-19 saat ini atau kandidat vaksin baru eksperimental mampu meningkatkan kekebalan terhadap varian yang pertama kali ditemukan di Brasil (P1) dan Afrika Selatan (B1351).

Pihak Moderna menyebutkan dalam uji coba itu suntikan booster diberikan kepada sukarelawan yang sebelumnya diinokulasi dengan rejimen dua dosis Vaksin Moderna dan juga meningkatkan antibodi terhadap virus asli covid-19 yakni Sars-CoV-2.

Baca juga: Studi: Vaksin Novavax Miliki Efikasi 51% Lawan Virus Corona B1351 Afsel 

Data awal yang berasal dari uji coba terhadap 40 orang itu menguji suntikan Vaksin Moderna yang sudah ada dan versi yang sedang dikembangkan untuk melindungi dari virus corona B1351 asal Afrika Selatan. Moderna diketahui juga saat ini masih tengah mempelajari vaksinasi yang menggabungkan vaksin baru dan yang sudah ada.

Hasilnya menunjukkan bahwa sementara suntikan booster dari kedua versi vaksin mampu meningkatkan antibodi terhadap semua jenis covid-19 yang diuji dalam uji coba dan booster baru memiliki respons yang lebih besar terhadap strain virus dari Afrika Selatan daripada vaksin asli.

Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan mereka sendiri bergembira dengan adanya temuan di data terbaru tersebut. Membuat perusahaan semakin percaya diri dengan produk buatannya.

"Kami bersemangat dan terdorong oleh data baru ini yang memperkuat keyakinan kami bahwa strategi booster kami itu harus melindungi terhadap varian covid-19 yang lebih baru," isi pernyataan Stephane Bancel, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Tak Potong Cuti Karyawan, Cara Swasta Bantu Program Vaksinasi Covid-19 

Untuk efek samping, Moderna menyebutkan sejauh ini kedua suntikan booster bisa ditoleransi dengan baik. Efek samping yang terjadi serupa dengan yang dialami para relawan dalam penelitian sebelumnya dari dosis kedua vaksin Moderna.

Disebutkan lebih lanjut, Moderna berharap segera bisa membagikan data tambahan tentang suntikan booster potensial lainnya yang mencampurkan vaksin covid-19 yang sudah ada selama ini dengan suntikan vaksin yang baru dikembangkan.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini