Hindari 3 Jenis Makanan Ini saat Sahur, Bikin Cepat Haus hingga Asam Lambung Naik

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 481 2406785 hindari-3-jenis-makanan-ini-saat-sahur-bikin-cepat-haus-hingga-asam-lambung-naik-Y5mVQpV3KK.jpg Ilustrasi mi instan (Foto : Timesofindia)

Sahur bisa dibilang sebagai jam makan terpenting saat Anda berpuasa. Pasalnya, Anda akan membutuhkan energi untuk beraktivitas, tetapi di sisi lain, Anda tidak boleh makan dan minum di siang hari.

Karenanya, penting bagi Anda untuk memenuhi asupan nutrisi saat sahur. Terkait dengan hal tersebut, ada beberapa makanan yang harus Anda hindari untuk dikonsumsi saat sahur, seperti dilansir Masnad pada Kamis (6/5/2021).

Makanan tinggi garam

Mie instan

Garam tidak hanya dapat meningkatkan tekanan darah Anda, tetapi juga dapat membuat Anda merasa sangat haus di siang hari. Makanan asin yang umum disantap saat sahur antara lain mie instan, makanan olahan seperti keripik, keju asin, dan acar.

Coba taburkan lebih sedikit garam di atas makanan Anda dan bandingkan merek makanan kemasan untuk melihat mana yang mengandung lebih sedikit garam. Anda dapat melakukan ini dengan memeriksa label nutrisi untuk natrium dan menargetkan 120mg atau kurang per 100g.

Baca Juga : Supaya Puasa Lancar, Konsumsi Makanan Ini saat Sahur dan Berbuka

Makanan tinggi lemak

Lemak sangat penting dalam makanan kita, tetapi kita sering mengonsumsi jenis lemak yang salah dan dalam jumlah yang sangat besar. Makanan yang digoreng sangat populer saat sahur, dari gorengan, keju, mentega, dan daging olahan.

Makanan ini menyebabkan mulas, memperparah refluks asam dan peradangan serta memiliki kalori dalam jumlah yang sangat besar, sehingga tidak jarang orang bertambah berat badan selama Ramadan.

Selain itu, menghindari lemak jenuh yang terdapat pada produk hewani seperti produk susu berlemak tinggi, daging olahan dan mentega, serta minyak kelapa dan minyak sawit juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko darah tinggi.

Sebagai alternatif, coba ganti jenis lemak ini dengan sumber lemak yang lebih sehat dalam jumlah terbatas. Sumber yang lebih sehat ini termasuk lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dan alpukat, serta omega 3 dan omega 6s dari ikan dan kacang-kacangan.

Gula sederhana

Roti

Ramadan identik dengan berbagai kuliner khasnya yang memiliki citarasa manis. Anda dapat mengonsumsinya saat buka puasa, tetapi tidak disarankan untuk sahur.

Ini karena makanan yang mengandung gula sederhana melepaskan energi dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat. Mereka juga dengan cepat meningkatkan kadar gula darah Anda menyebabkan pelepasan insulin yang besar yang membuat Anda merasa lelah.

Ini juga berarti menghindari makanan lain seperti sereal, roti, dan nasi karena makanan tersebut juga mengandung gula sederhana dan rendah serat, sehingga akan membuat Anda merasa cepat lapar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini