Hebat! Pria Ini Ubah Bajaj Miliknya Jadi Ambulans Gratis Pasien Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 612 2407149 hebat-pria-ini-ubah-bajaj-miliknya-jadi-ambulans-gratis-pasien-covid-19-YPysCtLtMX.jpg Bajaj ambulans gratis untuk pasien covid-19. (Foto: Reuters)

BANYAK warga miskin India yang tidak mampu menyewa ambulans untuk mendatangi rumah sakit akibat terpapar covid-19. Alhasil, sanak saudara harus membopongnya tertatih-tatih. Sampai akhirnya situasi ini diatasi oleh seorang sopir bajaj.

Sopir bajaj bernama Mohammad Javed Khan (34) ini memutuskan menggunakan bajajnya untuk membantu warga miskin pasien covid-19 ke rumah sakit segera tanpa dipungut biaya alias gratis.

Baca juga: Ini Besaran Insentif Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 

Khan menjual perhiasan istrinya demi membeli tabung oksigen yang dia tempatkan di dalam bajajnya. Ia perlakukan bajajnya itu seperti ambulans demi menyelamatkan nyawa manusia lain.

Tidak hanya tabung oksigen, di dalam bajaj Khan juga tersedia oksimeter dan perlengkapan medis lainnya yang mungkin dapat memberi pertolongan jika dalam perjalanan terjadi penurunan kondisi kesehatan pasien.

Ilustrasi pasien covid-19. (Foto: Shutterstock)

"Seorang pasien covid-19 kritis tidak bisa dibawa ke rumah sakit tanpa bantuan oksigen. Jadi, saya pikir mengapa tidak mengubah bajaj saya menjadi ambulans. Ini tidak seluas ambulans memang, tapi saya yakin bisa menolong banyak orang," kata Khan, seperti dikutip dari laman Al Jazeera, Jumat (7/5/2021).

"Saya melihat anak muda berjuang tanpa oksigen. Bahkan ketika mereka mau menyewa ambulans, biayanya sangat tinggi dengan kisaran Rp1 juta hingga Rp2 jutaan. Bagaimana mungkin orang miskin bisa menyewa ambulans," lanjutnya.

Baca juga: Waspada Kejahatan Siber Berkedok Vaksinasi Covid-19 

Khan menceritakan kalau dirinya mendapat donor silinder tabung oksigen dan oksimeter. Dia pun mendapat pelatihan penggunaan silinder untuk dapat dipakai ke pasien dengan benar dari seorang dokter.

"Setelah orang-orang tahu aksi saya, banyak dari mereka ikut membantu sekaligus meminta saya terus berkeliling memberi bantuan kepada orang miskin lainnya hingga pandemi selesai," tutur Khan.

"Ini adalah hasil dari bantuan banyak orang. Saya tak mungkin melakukan ini sendirian," tambahnya.

Khan bercerita kalau dirinya sempat mengalami masalah dengan pihak berwenang ketika polisi menuduhnya mengoperasikan bajaj tanpa izin darurat selama "lockdown" di Negara Bagian Madhya Pradesh.

Baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Pemerintah Ajak Masyarakat Lebaran via Digital 

Tetapi setelah kasus ini ramai di media sosial dan banyak dari netizen mendukung usaha Khan, pihak polisi menarik dakwaan dan memberinya izin khusus mengendarai bemo di wilayah "lockdown".

Wilayah Madhya Pradesh mengalami lonjakan kasus yang sangat pesat dan ketersediaan tabung oksigen di sana sangat menipis. Krematorium dan kuburan juga setiap harinya menerima jasad pasien covid-19 dengan jumlah banyak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini