Indonesia Kembali Terima 1,3 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca dari COVAX

Isty Maulidya, Jurnalis · Sabtu 08 Mei 2021 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 481 2407576 indonesia-kembali-terima-1-3-juta-dosis-vaksin-astrazeneca-dari-covax-yFLy8ypYjI.jpg Kedatangan 1,3 juta dosis Vaksin AstraZeneca. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

SEBANYAK 1,3 juta dosis Vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu pagi ini sekira pukul 08.15 WIB. Adapun vaksin covid-19 yang diterima kali ini adalah Vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi dari jalur multirateral COVAX Facility.

Kedatangan Vaksin AstraZeneca kali ini disambut Menteri Luar negeri Retno Marsudi. Ia mengatakan vaksin tersebut menambah jumlah stok Vaksin AstraZeneca yang sebelumnya tiba pada 6 Mei 2021, sehingga total dosis vaksin yang diterima Indonesia pada minggu ini sebanyak 1,4 juta dosis vaksin jadi.

Baca juga: Pemprov DKI Mulai Gunakan Vaksin AstraZeneca 

"Jumlah Vaksin AstraZeneca dalam bentuk vaksin jadi yaitu sebanyak 1.389.600 dosis. Sebelumnya pada 6 Mei lalu telah tiba lebih dulu 55.300 dosis Vaksin Astra Zeneca. Jumlah batch ketiga yang diterima Indonesia minggu ini dari COVAX Vacility adalah sebesar 1.444.900 ribu dosis vaksin bentuk jadi AstraZeneca," ujar Menlu Retno Marsudi di Bandara Soetta, seperti dikutip dari siaran di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (8/5/2021).

Menlu Retno Marsudi menyambut kedatangan 1,3 juta dosis Vaksin AstraZeneca. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Adapun keseluruhan vaksin covid-19 yang diterima Indonesia dari Covax Facility adalah sebanyak 6.410.500 dosis vaksin jadi. Sementara jumlah yang diterima Indonesia sejak Januari hingga pagi ini sebanyak 75.910.500 dosis vaksin.

"Adapun total rincian vaksin yang kita terima sampai hari ini adalah sebagai berikut, Sinovac sebanyak 68,5 juta dosis; Astra Zeneca dari Covax 6.410.500 ribu dosis; dan Sinopharm 1 juta dosis," paparnya.

Baca juga: Kemenkes Sebut Embargo Vaksin AstraZeneca dari India Telah Dicabut 

Menlu Retno Marsudi juga menuturkan bahwa Pemerintah Indonesia terus berupa memenuhi kesetaraan akses vaksin covid-19 bagi masyarakat dan bagi seluruh negara. Oleh karena itu, banyak upaya yang ditempuh, salah satunya dengan mendukung penghapusan hak paten vaksin covid-19.

"Sejak awal pandemi, Indonesia secara konsisten menyuarakan akses vaksin yang setara bagi semua. Indonesia juga mendukung penghapusan hak paten vaksin covid-19 untuk mendorong kapasitas produksi dunia," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini