Asia Tenggara Sumbang 47% Kasus Baru Covid-19 secara Global

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 08 Mei 2021 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 481 2407646 asia-tenggara-sumbang-47-kasus-baru-covid-19-secara-global-dMGK9NKCa4.jpg Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Shutterstock)

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan bahwa angka kasus baru covid-19 di Asia Tenggara meningkat dengan pesat dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan laporan kasus epidemologi global covid-19 pada minggu lalu sampai 2 Mei 2021, jumlah kasus global dalam 2 minggu terakhir melebihi jumlah kasus selama 6 bulan pertama pandemi.

Menurut dia, jumlah tersebut sangatlah tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari 5,7 juta kasus per minggunya. Dalam sesi jumpa pers kedatangan vaksin covid-19 tahap ke-12 dengan awak media, Sabtu (8/5/2021), Menlu Retno menjelaskan bahwa Asia Tenggara menyumbang 47 persen dari kasus baru covid-19 secara global selama kurun waktu tersebut.

Baca juga: Indonesia Kembali Terima 1,3 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca dari COVAX 

"Kenaikan cukup tinggi ini terutama terjadi di India. Kondisi ini penting menjadi pengingat kita semua bahwa penyebaran virus ini masih terjadi di mana-mana. Kita harus tetap waspada setiap dari kita dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk mencegah penyebaran peningkatan virus covid-19," jelas Menlu Retno.

Menlu Retno Marsudi menyambut kedatangan 1,3 juta dosis Vaksin AstraZeneca. (Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam upaya mencegah penularan covid-19 di Tanah Air. Ia pun mengingatkan agar masyarakat Indonesia dapat mengambil contoh dari tsunami covid-19 yang terjadi di India, akibat protokol kesehatan yang tidak berjalan dengan baik.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Vaksin Covid-19, Menlu Retno Akan Bertemu Anggota COVAX 

"Caranya, kita sukseskan ikhtiar vaksinasi yang sedang dilakukan pemerintah dan terus patuhi protokol kesehatan, jangan pernah kendur. Mematuhi protokol kesehatan bukan hanya untuk melindungi diri kita sendiri, namun juga melindungi orang-orang di sekitar kita yang kita cintai. Saya mengajak kita semua untuk selalu mematuhi protokol kesehatan," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini