Ampuhkah Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Lawan Varian Baru Covid-19?

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 09 Mei 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 481 2407897 ampuhkah-vaksin-sinovac-dan-astrazeneca-lawan-varian-baru-covid-19-evDYv5qMFb.jpg Vaksinasi Covid-19 (Foto : Okezone)

Indonesia harus menghadapi serangan strain atau varian virus baru dari mutasi Corona. Strain Covid-19 dari Inggris (B117), Afrika Selatan (B1351), Brasil (P1) dan strain dari India (B.1.617) kini harus dihadapi Indonesia.

Dalam upaya menghadapi Covid-19, Indonesia telah menjalani program vaksinasi nasional. Indonesia menggunakan vaksin Covid-19 CoronaVac buatan Sinovac dan AstraZeneca yang saat ini masih terus berjalan.

Lalu apakah dua jenis vaksin tersebut ampuh untuk melawan varian virus corona yang baru? Merangkum berbagai sumber, Minggu (9/5/2021) berikut ulasannya di bawah ini.

1. Sinovac

Vaksin

(Vaksinasi Covid-19, Foto : Okezone)

Baca Juga : Hingga Hari Ini Indonesia Berhasil Amankan 75 Juta Vaksin Covid-19, Ini Rinciannya

Dari keterangan Dimas Covas, kepala pusat biomedis Butantan, Brasil pada Februari lalu, yang memimpin uji coba vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech asal Cina ini. Vaksin Sinovac diketahui efektif dalam melawan strain virus baru asal Inggris (B117) dan varian virus Afrika Selatan (B1351).

“Kami telah menguji vaksin ini terhadap varian virus Inggris dan Afrika Selatan di Cina, menunjukkan hasil yang baik,” kata Dimas Covas.

Ia menambahkan, ia sendiri berekspektasi vaksin CoronaVac hadir dengan lebih unggul dibandingkan vaksin Covid-19 lainnya mengingat teknologi pembuatan yang dimiliki vaksin tersebut, yakni inactivated yakni memasukkan virus corona yang dimatikan (tidak aktif).

2. AstraZeneca

AstraZeneca

Sama halnya dengan vaksin buatan Sinovac, vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca-Oxford juga dikatakan efektif dalam melawan virus varian Inggris (B117). Dari data uji klinis fase 2/3 yang dipublikasikan di The Lancet, menunjukkan vaksin AstraZeneca punya efikasi hingga 70,4 persen dalam melawan gejala Covid-19 yang disebabkan oleh varian B117.

Menurut penelitian tersebut, secara umum vaksin satu ini punya kemanjuran keseluruhan mencapai 61,7 persen terhadap varian B117 dan 77,3 persen terhadap varian lain. Sementara untuk gejala infeksi Covid-19 yang disebabkan oleh strain non-B117, vaksin AstraZeneca punya kemanjuran hingga 81,5 persen.

Namun sayangnya, dari data fase Ib/II vaksin yang dibuat dengan metode viral vector (virus termodifikasi secara genetik) ini diketahui kurang efektif untuk melawan infeksi Covid-19 yang disebabkan oleh strain virus Afrika Selatan (B.1.351). Efikasi vaksin AstraZeneca secara keseluruhan terhadap infeksi Covid-19 skala ringan hingga sedang di Afrika Selatan adalah 21,9 persen dan efektivitas terhadap strain virus B.1.351 hanya 10,4 persen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini