Sinopharm Vaksin Pertama Asal China yang Dapat Izin WHO

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 10 Mei 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 481 2408387 sinopharm-vaksin-pertama-asal-china-yang-dapat-izin-who-gTObPwDVE1.jpg Ilustrasi Vaksin Sinopharm asal China. (Foto: Rawpixel/Freepik)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya mengeluarkan izin penggunaan penggunaan darurat (emergency use) Vaksin Sinopharm asal China. Terbitnya persetujuan penggunaan darurat untuk Vaksin Sinopharm ini bisa dikatakan menjadi momentum spesial.

Mengingat, ini untuk pertama kalinya WHO memberikan izin penggunaan vaksin asal China untuk penyakit menular apa pun. Daftar darurat WHO adalah sinyal bagi regulator nasional bahwa suatu produk itu aman dan efektif.

Keputusan menyetujui Vaksin Sinopharm dikatakan lebih lanjut diambil oleh kelompok penasihat teknis WHO yang bertemu sejak 26 April untuk meninjau data klinis terbaru dan praktik manufaktur vaksin.

Baca juga: WHO Setujui Penggunaan Vaksin Sinopharm Asal China 

Berdasarkan keterangan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, vaksin covid-19 yang diproduksi Sinopharm kini telah diperbolehkan masuk daftar vaksin di program penyediaan vaksin gratis dari COVAX.

Vaksin Sinopharm. (Foto: Reuters)

"Ini memperluas daftar vaksin covid-19 yang dapat dibeli COVAX, dan memberi kepercayaan kepada negara-negara untuk mempercepat persetujuan peraturan mereka sendiri dan untuk mengimpor serta mengelola vaksin," kata Tedros, seperti dikutip dari laman Reuters, Senin (10/5/2021).

Baca juga: WHO Setujui Vaksin Covid-19 Sinopharm dari China, Bagaimana dengan Sinovac? 

Penasihat senior WHO Bruce Aylward mengatakan terkait suplai vaksin melalui COVAX, untuk jumlah seberapa banyak dosis vaksin yang akan diberikan ke program COVAX, maka itu akan menjadi keputusan pihak Sinopharm sendiri.

"Mereka (Sinopharm) berusaha memberikan dukungan yang substansial, menyediakan dosis substansial. Sementara pada saat yang bersamaan, tentu saja mencoba untuk melayani rakyat China," tambah Bruce Aylward.

Terbitnya izin penggunaan darurat ini disambut baik oleh pihak Sinopharm. Sebab, ini menjadi pertanda jelas bahwa efikasi, keamanan, dan aksesiblitas Sinopharm telah memenuhi standar internasional dari WHO.

"Ini menandakan bahwa keamanan, kemanjuran, dan aksesibilitas vaksin covid-19 CNBG Sinopharm memenuhi persyaratan standar WHO yang akan menyumbangkan lebih banyak kekuatan China untuk perang global melawan pandemi covid-19," isi pernyataan pihak Sinopharm.

Baca juga: Ampuhkah Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Lawan Varian Baru Covid-19? 

Sebagaimana diketahui, WHO sejauh ini telah memberikan persetujuan penggunaan vaksin covid-19 yang dikembangkan Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, Johnson and Johnson, sera Moderna.

Untuk vaksin covid-19 buatan perusahaan China selain Sinopharm, yakni Sinovac Biotech, disebutkan oleh WHO kemungkinan bisa mencapai keputusannya pada pekan depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini