Nekat Mudik Lebaran? Ini Nasihat dari Menag

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 10 Mei 2021 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 612 2408314 nekat-mudik-lebaran-ini-nasihat-dari-menag-5SONkzvOYN.jpg Larangan mudik Lebaran. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

PEMERINTAH telah resmi melarang mudik Lebaran tahun ini. Larangan mudik dilakukan untuk mencegah lonjakan angka kasus positif covid-19 akibat mobilitas masyarakat yang tinggi di masa libur Lebaran.

Merangkum dari unggahan akun Instagram Bidang Koordinasi Relawan @satgas.relawan, Senin (10/5/2021), merujuk dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 bahwa pelanggaran terhadap larangan mudik akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Baca juga: Jangan Nekat Mudik, Ketahui Risiko Kematian Akibat Covid-19 Berdasarkan Usia 

Pada transportasi darat, paling ringan adalah diputarbalikan ke tempat semula. Jika ada pelanggaran terhadap Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Raya (UU LLJR) tentu akan dikenai sanksi sesuai hal yang dilanggar.

Ribuan Pemudik Jebol Penyekatan di Perbatasan Bekasi-Karawang

Oleh karena itu, masyarakat diimbau mematuhi peraturan untuk tidak mudik supaya wabah virus corona bisa segera diatasi. Hal ini senada dengan pesan yang disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Baca juga: 4 Rekomendasi Hampers Lebaran dari Online Shop Lengkap dengan Harganya 

"Mudik itu paling banter hukumnya adalah sunah. Sementara menjaga kesehatan diri kita dan keluarga serta menjaga kesehatan lingkungan kita itu adalah wajib. Jadi, jangan sampai mengejar sunah tapi meninggalkan wajib. Itu tidak ada dalam tuntutan agama," terang Menag Yaqut.

Tetap berada di rumah dan tertib menerapkan protokol kesehatan 3M yakni Mengenakan masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini