Sudah 2 Kali Vaksin, Lebaran Kakek-Nenek Aman Peluk Cucu Tanpa Masker Loh

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 10 Mei 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 612 2408618 sudah-2-kali-vaksin-lebaran-kakek-nenek-aman-peluk-cucu-tanpa-masker-loh-eXqXDlZKiB.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENJELANG Hari Lebaran memang biasanya kita membawa anak untuk bertemu dengan kakek nenek mereka. Tapi, tentunya ada kekhawatiran orangtua akan terkena Covid-19, apalagi anak-anak tidak mengalami gejala.

Oleh karena itu, menjaga jarak dan memakai masker menjadi salah satu opsi paling tepat. Meskipun, hal itu tentu saja akan mengganggu interaksi antara kakek-nenek dengan cucunya.

Tapi, menurut panduan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mereka yang sudah mendapat dua dosis vaksinasi Covid-19 boleh melepas masker.

Isi pedoman lainnya selain lansia boleh melepas masker, adalah tidak mempertimbangkan jarak sosial saat bertemu dengan anggota keluarga yang sudah divaksin. Tidak hanya itu, lansia juga boleh memeluk cucu mereka tanpa menggunakan masker.

Meski begitu, yang perlu dingat adalah Vaksin bukanlah obat. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit Covid-19 agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat.

"Selama vaksin yang aman dan efektif belum ditemukan, upaya perlindungan yang bisa kita lakukan adalah disiplin 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta mencuci tangan pakai air mengalir dan sabun," demikian seperti dikutip dari covid19.go.id.

Di sisi lain, dampak vaksin Covid-19 terhadap pandemi akan bergantung pada beberapa faktor. Ini termasuk faktor-faktor seperti efektivitas vaksin, seberapa cepat mereka disetujui, diproduksi, dan dikirim; dan berapa banyak target jumlah orang yang akan divaksinasi.

Sekadar informasi, vaksin Covid-19 memang dilakukan dalam dua kali penyuntikan. Suntikkan kedua ini diperlukan karena bersifat booster atau memperkuat antibodi yang sudah diberikan pada dosis pertama.

Adapun jarak vaksinasi pertama adalah 14 hari bagi mereka yang berusia 18–59 tahun. Tapi hal ini berbeda pada vaksin untuk lansia, yang harus menunggu 28 hari.

Ketua Tim Vaksinasi Covid-19 PB IDI, Profesor Dr dr Iris Rengganis mengatakan, lansia memerlukan waktu lebih lama untuk membentuk antibodi dan rentang waktu untuk pemberian vaksin kedua 0–14 hari setelah vaksinasi covid-19 pertama dinilai belum cukup.

Belum lagi ada degenerasi sistem imunitas pada lansia yang menyebabkan pembentukan antibodi lebih lama ketimbang kelompok usia lebih muda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini