Anak Usia 12 hingga 15 Tahun Bisa Divaksin Covid-19 Pakai Pfizer!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 481 2408831 anak-usia-12-hingga-15-tahun-bisa-divaksin-covid-19-pakai-pfizer-HQ4o9L6kzZ.jpg Vaksin Pfizer (Foto : Reuters)

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberi lampu hijau untuk pemberian vaksin Covid-19 Pfizer diberikan ke remaja berusia 12 hingga 15 tahun. Ini menjadikan vaksin pertama yang digunakan pada usia anak-anak di bawah 16 tahun.

Pernyataan ini dikeluarkan FDA pada Senin (10/5), bahwa mereka mengubah otoritas penggunaan darurat vaksin. Keputusan didasarkan pada uji coba fase 3 vaksin Covid-19 Pfizer yang menunjukkan vaksin aman dan efektif diberikan untuk kelompok usia tersebut.

Vaksin

Vaksin Pfizer yang berkolaborasi dengan BioNTech sebelumnya telah mengumumkan bahwa perusahaan mereka mengajukan permohonan ke European Medicines Agency untuk perluasan persyaratan usia penerima vaksin. Minggu lalu, Health Canada memperluas ketentuan penggunaan daruratnya untuk vaksin agar dapat digunakan pada remaja berusia 12 hingga 15 tahun.

Menurut laporan Stat News, langkah ini memposisikan vaksin Pfizer dan BioNTech melakukan terobosan awal ke pasar remaja, karena banyak orangtua yang sudah berharap anak-anak mereka bisa menerima vaksin sebelum sekolah tatap muka dibuka kembali.

Baca Juga : 4 Gaya Aura Kasih Pamer Body Goals, Netizen Yakin Eryck Amaral Akan Menyesal

Baca Juga : Potret Bumil Nagita Slavina Pamer Tas Baru, Netizen: Cantik No Debat!

Pfizer dan BioNTech sendiri kini tengah menguji vaksin Covid-19 mereka ke anak usia 2 hingga 11 dan berencana bakal melanjutkan penelitian ke anak berusia 6 bulan hingga 2 tahun dalam beberapa minggu mendatang.

"Perluasan EUA kami hari ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam membantu pemerintah AS memperluas program vaksinasi dan membantu melindungi remaja berusia 12 hingga 15 tahun dari serangan Covid-19 sebelum kembali sekolah tatap muka," kata CEO Pfizer Albert Bourla.

"Kami yakin dengan bergandengan tangan melawan pandemi Covid-19, vaksin kami dapat mengembalikan dunia ke kondisi normal," tambahnya.

Lantas apa hasil uji klinis fase 3 Pfizer pada usia 12 hingga 15 tahun itu?

Dalam laporannya, vaksin Covid-19 Pfizer menghasilkan data imunogenisitas dan data kemanjuran yang menunjukkan hasil vaksin dapat mencegah penyakit di antara anak-anak yang divaksinasi. Uji coba ini melibatkan 2.260 anak-anak usia kelompok 12 hingga 15 tahun.

Ada 18 kasus infeksi Covid-19 pada kelompok plasebo, tetapi tidak ada anak yang menerima vaksin menjadi terinfeksi. Dengan kata lain, vaksin menghasilkan perkiraan kemanjuran 100%.

Vaksin Pfizer

Tingkat antibodi dalam darah yang diambil dari sebagian anak-anak menunjukkan respons yang kuat, bahkan lebih kuat daripada respons yang terlihat dalam uji coba vaksin sebelumnya pada kelompok usia 16 hingga 25 tahun.

"Vaksin dapat ditoleransi dengan baik pada kelompok usia ini, dengan profil efek samping yang serupa dengan apa yang terlihat dalam uji coba yang melibatkan anak berusia 16 hingga 25 tahun. Efek samping yang umum dari vaksin ini termasuk nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, dan demam," lapor Pfizer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini