Cegah Penularan Covid-19, Ini Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 481 2408917 cegah-penularan-covid-19-ini-panduan-penyelenggaraan-salat-idul-fitri-hMNd76qLNa.jpg Salat idul fitri (Foto: ABC News)

Kementerian Agama menerbitkan Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah 2021 masehi di saat pandemi Covid-19. Penerbitan panduan ini dalam rangka memberikan rasa aman saat menjalankan ibadah sekaligus membantu negara dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (11/5/2021), panduan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 07/2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di saat pandemi Covid-19.

 Salat Idul Fitri

Sebagaimana diketahui daerah dengan tingkat penyebaran Covid-19 tinggi (zona merah dan zona oranye), salat agar dilakukan di rumah masing-masing. Sementara ibadah dapat diadakan di masjid atau lapangan untuk daerah zona hijau dan zona kuning.

Meski demikian, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan untuk menjamin keamanan dan selama menjalankan ibadah Idul Fitri.

1.Jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas tempat agar bisa menjaga jarak.

2.Panitia menggunakan alat pengecekan suhu tubuh.

3.Para lansia orang dalam kondisi kurang sehat , baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri salat Idul Fitri di masjid dan lapangan.

4.Tetap menggunakan masker selama pelaksanaan salat dan menyimak khutbah.

5.Khutbah dilakukan singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah, paling lama 20 menit.

6.Mimbar dilengkapi pembatas transparan antara khatib dan jemaah.

7.Seusai beribadah, jamaah kembali ke rumah dengan tertib dan hindari berjabat tangan dengan sentuhan fisik.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini