Tips Aman Halal Bihalal saat Lebaran, Jangan Sampai Jadi Klaster Covid-19!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 481 2408972 tips-aman-halal-bihalal-saat-lebaran-jangan-sampai-jadi-klaster-covid-19-FD2jk0bmLX.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Lebaran identik dengan tradisi halal bihalal. Kegiatan tersebut dijadikan ajang bersilaturahmi antar saudara, saling maaf-memaafkan, dan tentunya makan bareng.

Namun, Dokter Spesialis Paru RSPI Sulianti Saroso, dr Temmasonge Radi Pakki, Sp.P, MMRS, mengingatkan beberapa hal agar tidak terjadi penularan Covid-19. Paling utama tentu saja terkait dengan protokol kesehatan.

"Anda sebagai tuan rumah harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ini dilakukan supaya tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 karena bagaimana pun kita semua masih dalam keadaan pandemi," paparnya saat mengisi acara di Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, belum lama ini.

Nah, secara khusus dokter Onge, sapaan akrabnya, membagikan tips aman dari penyebaran Covid-19 saat Lebaran. Apa saja?

1. Buat jadwal kedatangan

Lebaran

Anda harus jadi tuan rumah yang 'smart' di lebaran ini. Upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 antarkeluarga adalah membuat jadwal kedatangan.

"Jadi, Anda sudah punya nih list keluarga mana saja yang akan datang dan Anda buatkan jam kedatangannya. Saya sarankan dimulai dari jam 9 sampai jam 10 untuk 3 keluarga, lalu 11 sampai 12 keluarga lainnya," terangnya.

Ini penting sekali dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kerumunan di dalam rumah Anda yang berisiko tinggi menyebarkan Covid-19. "Kita enggak ada yang tahu apakah ada yang bawa virus atau tidak," tambah dr Onge.

Baca Juga : 5 Potret Iskandar Widjaja yang Kepergok Jalan Bareng Luna Maya, Parasnya Mirip Reino Barack!

Baca Juga : 4 Gaya Aura Kasih Pamer Body Goals, Netizen Yakin Eryck Amaral Akan Menyesal

2. Maaf-maafan sebelum bertemu

Tips ini menarik sekali. Jadi, sebelum para saudara dan keluarga datang ke rumah, Anda sudah saling maaf-memaafkan di WhatsApp misalnya. Jadi, saat ketemu langsung, tidak ada sesi saling jabat tangan yang berisiko tinggi menyebarkan virus.

"Ketika datang, ya, untuk silaturahmi dan mengobati rindu karena sudah tama tak ketemu," ungkapnya.

3. Pastikan anak-anak pakai masker

Lebaran

Jangan lupakan tips ini. Meski anak-anak, mereka tetap harus pakai masker dan usahakan memakainya dengan benar. Ketika anak-anak berkumpul dengan saudara sebayanya, mereka cenderung akan berkumpul main bersama.

Nah, dengan saling pakai masker, ini menurunkan risiko anak-anak terpapar atau membawa virus yang bisa membahayakan orangtuanya. "Jadi, anak-anak tetap harus pakai masker, ya, saat datang ke rumah keluarga," tambah dr Onge.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini