Hubungan Diabetes dan Darah Tinggi, Penyakit yang Renggut Nyawa Sapri Pantun

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 15:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 481 2409100 hubungan-diabetes-dan-darah-tinggi-penyakit-yang-renggut-nyawa-sapri-pantun-rEFqSW1g9Y.jpg Sapri saat sakit (Foto: Inst)

Kabar meninggalnya komedian Sapri Pantun mengejutkan masyarakat. Banyak orang yang tidak menyangka bahwa pria berkepala plontos tersebut pergi begitu cepat. Sebagaimana diketahui, Sapri sempat dirawat di rumah sakit sejak beberapa waktu lalu akibat penyakit diabetes yang dialaminya.

Berdasarkan informasi dari manajer sekaligus adiknya, Sapri, Kadar gula darah yang dimiliki oleh komedian yang terkenal dengan jargonnya ‘Masak Air Biar Mateng’ itu sempat mencapai angka 1.000 lebih. Selain itu tekanan darah Sapri juga cukup tinggi.

 Sapri semasa hidup

Merangkum dari WebMD, Selasa (11/5/2021), tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat menyebabkan banyak komplikasi diabetes termasuk penyakit mata diabetik dan penyakit ginjal atau memperburuknya. Kebanyakan penderita diabetes pada akhirnya mengalami tekanan darah tinggi, bersama dengan masalah jantung dan sirkulasi lainnya.

Diabetes merusak arteri dan menjadikannya target pengerasan, yang disebut aterosklerosis. Kondisi ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, yang jika tidak ditangani, bisa menyebabkan masalah termasuk kerusakan pembuluh darah, serangan jantung, dan gagal ginjal.

Penderita hipertensi lebih sering memiliki, penyakit arteri koroner atau penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah perifer, pengerasan arteri di tungkai dan kaki, serta gagal jantung. Studi menunjukkan bahwa seseorang memiliki peluang dua hingga tiga kali lebih besar untuk terkena penyakit jantung selama 10 tahun.

Penderita diabetes harus memiliki tekanan darah tidak lebih dari 130/80. Lanjutan angka pertama, atau teratas, adalah, tekanan sistolik, atau tekanan di arteri saat jantung meremas dan mengisi pembuluh dengan darah. Angka kedua, atau terbawah, adalah tekanan diastolik, atau tekanan di arteri saat jantung beristirahat di antara detak. Dalam hal mencegah komplikasi diabetes, tekanan darah normal sama pentingnya dengan kontrol yang baik terhadap kadar gula darah.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini