Tidak Diet Tapi Berat Badan Turun Drastis, Hati-Hati Diabetes

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 612 2409115 tidak-diet-tapi-berat-badan-turun-drastis-hati-hati-diabetes-NStN3w01Cy.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KOMEDIAN Sapri Pantun tutup usia kemarin dan dimakamkan di TPU Ulujami hari ini. Sebelum meninggal, Sapri dikethui memiliki gula darah tinggi dan sempat menjalani penggobatan.

Bahkan, setelah dioperasi dia pun harus kembali menjalani tindakan lantaran ada pembuluh darah yang membeku. Sapri Pantun pun akhirnya sempat tak sadarkan diri hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Gula darah tinggi memang erat kaitannya dengan diabetes. Penyakit diabetes perlu dideteksi sejak dini melalui pemeriksaan kesehatan. Semakin dini diabetes dikenali, maka diharapkan akan memperbesar peluang untuk menghentikan tingkat keparahan penyakit ini.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda gejala diabetes yang perlu Anda ketahui.

Diabetes

Sering bangun di malam hari untuk buang air kecil

“Jika empat bulan lalu Anda terbangun sekali dalam semalam untuk buang air kecil dan sekarang menjadi lebih sering, itu peringatan bahwa Anda harus segera cek kesehatan,” kata Dr Andrew Bremer dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, seperti dikutip dari Menshealth.

Tekanan darah naik

Bila tekanan darah yang Anda periksa terakhir berada pada angka 140/90mmHG ke atas, Anda bisa dikategorikan mengalami tekanan darah tinggi. Dengan kondisi tersebut, risiko tubuh untuk mengembangkan diabetes pun meningkat.

Celana Anda mulai longgar

Normalnya, Anda yang merasa memiliki lingkar perut besar akan merasa senang bila celana Anda mulai longgar. Namun, penurunan berat badan yang tidak jelas, apalagi jika Anda tidak melakukan diet, bisa menjadi sinyal diabetes juga.

Kondisi diabetes akan membuat kalori tidak digunakan efektif untuk pembakaran, nutrisi tubuh yang seharusnya dimanfaatkan justru terbuang melalui urin Anda.

Bercak gelap di leher, siku lengan, dan lutut

Kulit Anda tampak kusam dan terlihat bercak gelap, namun seberapa keras Anda menggosoknya, bercak tersebut tidak juga menghilang. Resistensi insulin bisa menyebabkan kondisi yang disebut acanthosis nigricans, yang dapat muncul selama pra-diabetes.

Bercak gelap seperti itu dapat muncul di sekitar leher, siku, dan lutut Anda. Sesaat glukosa dalam darah Anda mulai di bawah kontrol, bercak gelap akan perlahan memudar.

Kesulitan membaca

Kadar gula darah tinggi dapat membuat pembuluh darah di retina Anda rusak, sehingga mengaburkan pandangan pada satu atau kedua mata. Kondisi yang disebut retinopati diabetik ini diketahui dapat terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Faktanya, hampir delapan persen orang dengan kondisi pra-diabetes mengalami retinopati diabetik. Sambil terus mengontrol gula darah Anda, temui dokter mata (optometrist) setidaknya sekali setahun untuk pemeriksaan mata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini