Cek Fakta: 10 Orang Dokter Indonesia Meninggal Meskipun Sudah Terima Vaksin

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 612 2409194 cek-fakta-10-orang-dokter-indonesia-meninggal-meskipun-sudah-terima-vaksin-1tLpsCc3gg.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK pesan berantai yang tidak teruji kebenarannya beredar di aplikasi WhatsApp. Kali ini, sebuah broadcast yang berisi informasi terkait 10 Dokter Indonesia yang diklaim meninggal akibat terinfeksi Covid-19 di hari yang sama.

Dalam pesan tersebut, diklaim bahwa kesepuluh Dokter tersebut sebelumnya telah melakukan suntik Vaksin. Tapi, setelah dilakukan penelusuran, isi pesan berantai yang beredar tersebut salah.

Melansir situs Covid19.go.id, berikut pesan berantai yag beredar di WhatsApp.

Hoax

*Breaking News* Indonesia *berduka* Telah berpulang :

 

1. dr.Felicia Tanzil, SpKFR (Majalengka)

2. Dr.Ananto Prasetya Hadi(Ka Humas RSCM).

2. Dr. Fuad Mahfuzd, Sp. THT.

3. Kol Ckm Dr. Sjahruddin, Sp. THT-KL .

4. Dr.Oki Alfian bin H.Alamsyah.

5. Dr.Dharma Widya ( Direktur RSUD Aceh Timur )

6. Dr. Gatot Soeryo Koesumo, PFK, MM ( Direktur RS Aulia Jagakarsa) , Jakarta

7. dr. Wahyuning Saraswati ( Bogor)

8. dr Redy ( WaDir RSUD Banjar)

9. Prof.dr Dadang Hawari SpKJ

10. Kol.CKM DR Is Priyadi (16.38) di RSPAD. Alumnus FK UNAIR 84.

 

*Padahal mereka sdh melakukan Vaksin*Dalam waktu 24 jam, Indonesia kehilangan 10 Dokter karena COVID-19.Sungguh kehilangan besar bagi bangsa Indonesia…

Beberapa fakta yang ditemukan, fakta pertama berkaitan dengan waktu meninggalnya kesepuluh Dokter tersebut yang diklaim meninggal pada hari yang sama nyatanya tidak benar.

Ada 5 Dokter di antaranya meninggal di bulan September sementara yang lainnya meninggal di bulan Desember. Sebagaimana data yang diunggah pada kanal https://nakes.laporcovid19.org/, dr. H. Ananto Prasetya Hadi, MKK meninggal dunia pada 12 September 2020.

Sementara dr Dharma Widya meninggal dunia pada 8 September 2020.Selain itu Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, SpKJ(K) meninggal dunia pada 3 Desember 2020. Sedangkan Kolonel Ckm dr. Is Priyadi berpulang pada 3 Desember 2020.

Fakta kedua terkait kesepuluh Dokter tersebut telah disuntik Vaksin, faktanya pada rentang waktu bulan September sampai Desember 2020 pemerintah Indonesia belum melakukan program Vaksin, vaksin baru disebarluaskan di masyarakat pada 13 Januari 2021.

Adapun yang penerima vaksin pertama kali yaitu pada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan baru kemudian dilanjutkan oleh Tenaga Medis pada keesokan harinya tepatnya tanggal 14 Januari 2021.

Dengan demikian informasi yang beredar di WhatsApp tersebut terkait 10 Dokter yang meninggal di hari yang sama akibat Covid-19 tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini