Pemerintah Terbitkan Panduan Ibadah Kenaikan Isa Almasih

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 612 2409206 pemerintah-terbitkan-panduan-ibadah-kenaikan-isa-almasih-iZlQOHd5St.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BERTEPATAN dengan Lebaran, Umat Kristen dan Katolik akan memperingati kenaikan Isa Almasih pada 13 Mei 2021. Sama seperti Hari Raya Idul Fitri, semua kegiatan yang dilakukan pun harus memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Terkait hal tersebut, Kementerian Agama mengeluarkan panduan penyelenggaraan ibadah peringatan Isa Almasih. Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 08 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Almasih

Sebagaimana dirangkum dari Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (11/5/2021) yang ditandatangani Menteri Agama pada 6 Mei 2021, meliputi panduan bagi pengurus/pengelola maupun bagi pengguna tempat ibadah (Gereja), di antaranya:

Ibadah

Bagi pengurus atau pengelola tempat ibadah

1. Pelaksanaan ibadah dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat dan jumlah umat yang diperkenankan mengikuti ibadah di tempat ibadah (Gereja) tidak melebihi 50 persen dari kapasitas.

2. Mengatur jadwal pelaksanaan ibadah (shift) dengan memperhatikan kapasitas dan daya tampung tempat ibadah.

3. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat ibadah.

4. Menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun, hand sanitizer di pintu masuk dan pintu keluar.

5. Mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi penghayatan dan makna ibadah.

6. Menyiapkan petugas internal yang mengawasi penerapan protokol kesehatan.

7. Membatasi jumlah pintu atau jalur keluar masuk guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan.

8. Melakukan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk.

9. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus pada bangku atau kursi.

10. Memfasilitasi pelayanan ibadah peringatan kenaikan Isa Almasih secara virtual di rumah-rumah.

Bagi pengguna tempat ibadah

1. Jemaat yang akan mengikuti ibadah dalam kondisi sehat.

2. Menggunakan masker atau masker wajah (face shield) sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat ibadah.

3. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.

4. Tidak diperkenankan melakukan kontak fisik seperti bersalaman, berpelukan, dan berciuman pipi.

5. Menjaga jarak antar umat.

6. Menghindari berdiam lama atau berkumpul di area tempat ibadah, selain untuk kepentingan ibadah.

7. Bagi anak-anak yang rentan tertular penyakit dan berisiko tinggi terhadap Covid-19, dapat mengikuti ibadah secara virtual di rumah dan bentuk pelayanan lainnya.

8. Bagi jemaat lanjut usia yang sakit dan rentan tertular penyakit serta berisiko tinggi terhadap Covid-19, mengikuti ibadah secara virtual di rumah dan bentuk pelayanan lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini