Pedoman Terbaru CDC: Masyarakat yang Sudah Divaksin Bebas Lepas Masker

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 14 Mei 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 612 2410098 pedoman-terbaru-cdc-masyarakat-yang-sudah-divaksin-bebas-lepas-masker-YdNHziO2TG.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

VAKSIN Covid-19 memang tidak sepenuhnya mampu membuat kita aman dari virus Corona. Oleh karena itu, kita pun dianjurkan masih mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker.

Tapi Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dr. Rochelle Walensky mengumumkan bahwa orang yang sudah sepenuhnya mendapat vaksin Covid-19 tidak perlu lagi memakai masker. Hal ini berlaku saat berada di dalam atau di luar ruangan.

Selain itu mereka juga tidak perlu lagi menjaga jarak fisik saat melakukan pertemuan besar maupun kecil. Meski demikian, masyarakat yang telah divaksinasi Covid-19 secara lengkap, tetap disarankan untuk menggunakan masker saat berada di dalam ruangan yang ramai seperti saat berada di transportasi umum, rumah sakit, penjara, dan tempat penampungan tunawisma.

Masker

“Kami semua merindukan momen ini ketika kami kembali ke keadaan normal. Berdasarkan kasus yang terus menurun, data ilmiah tentang kinerja vaksin dan pemahaman tentang bagaimana virus menyebar telah tiba bagi mereka yang telah divaksinasi secara penuh,” terang dr. Rochelle, sebagaimana dilansir Foxnews, Jumat (14/5/2021).

Lebih lanjut dr. Walensky mengatakan, individu yang mengalami gangguan kekebalan harus berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melepaskan masker. Namun, apabila kasus Covid-19 di negara tersebut meningkat, maka pedoman mengenai aturan tersebut bisa berubah.

"Virus ini tidak dapat diprediksi, jadi jika keadaan menjadi lebih buruk selalu ada kemungkinan kami perlu melakukan perubahan pada rekomendasi ini," tambahnya.

Masyarakat juga disarankan untuk kembali menggunakan masker dan segera melakukan tes jika mereka kemungkinan mengalami gejala Covid-19. Alhasil pernyataan dr. Rochelle ini menuai kontroversi, tapi ia menjelaskan bahwa pernyataan CDC tersebut sudah mengikuti sains.

"Saya ingin memperjelas bahwa kami mengikuti ilmu pengetahuan di sini. Meskipun ini dapat menjadi pendorong bagi sebagian orang untuk divaksinasi, itu bukanlah tujuan," kata dia.

"Tujuan kami di sini adalah sebagai badan kesehatan masyarakat untuk mengikuti ilmu dan mengikuti kemana kami berkenaan dengan sains dan apa yang aman untuk dilakukan individu,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini