Masyarakat Indonesia Jangan Nekat Lepas Masker, Meskipun Sudah Dapat Vaksin

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 14 Mei 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 612 2410184 masyarakat-indonesia-jangan-nekat-lepas-masker-meskipun-sudah-dapat-vaksin-CAbgNHxc9q.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PUSAT Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika mengizinkan mereka yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap bebas beraktivitas tanpa perlu menggunakan masker. Tentunya hal ini menjadi pertanyaan tersendiri

Pasalnya, India menjadi negara dengan tingkat kematian harian paling tinggi, setelah warganya abai memakai masker dan menjalankan protokol kesehatan. Apalagi, virus tersebut kemudian mengalami mutasi.

Oleh karena itu, dengan masuknya varian baru Covid-19 ke sejumlah negara termasuk Tanah Air. Tentu melepas masker bisa menjadi risiko tersendiri.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman menjelaskan bahwa Amerika dan Indonesia tidak bisa disamakan. Begitu pula halnya dengan kebijakan yang diterapkan antara dua negara tersebut.

“Ditambah lagi vaksinasi rate Indonesia masih rendah. Amerika tuh sudah mau mendekati 50 persennya. Jadi tidak bisa dikomparasi apple to apple. Kita malah semakin serius ini, malah kalau kita justru harus dua lapis maskernya,” terang dr. Dicky, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (14/5/2021).

Dokter Dicky pun menggambarkan hal yang bakal terjadi seumpama Indonesia mengikuti kebijakan yang diumumkan CDC untuk boleh tidak mengenakan masker usai divaksinasi.

“Kalau di Indonesia tidak pakai masker, bisa celaka kita. Apalagi dengan ditambah banyaknya varian Covid-19 di Indonesia dan belum terkendali. Statusnya itu belum terkendali dan bahaya ini, bisa memperburuk situasi,” tuntasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini