Dua Dosis Vaksin Sinovac Mampu Cegah Penularan Covid-19 hingga 94%

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 481 2411040 dua-dosis-vaksin-sinovac-mampu-cegah-penularan-covid-19-hingga-94-OrjnXtwcW8.jpg Ilustrasi Vaksin Sinovac. (Foto: Okezone)

PEMERINTAH telah berupaya mengentaskan pandemi covid-19 di Tanah Air, salah satunya dengan menerapkan program vaksinasi secara massal. Vaksinasi covid-19 menggunakan Vaksin Sinovac telah dimulai sejak 13 Januari hingga 18 Maret 2021 dan sudah mendapatkan sampel sebanyak 128.290 orang.

Sebagaimana diketahui, tahap pertama vaksinasi covid-19 diprioritaskan kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja sebagai garda terdepan dalam penanganan wabah virus corona. Vaksinasi dengan Vaksin Sinovac sebanyak dua dosis efektif dalam menurunkan risiko penularan covid-19 yang bergejala.

Baca juga: Tak Perlu Cek Antibodi Jika Sudah 2 Kali Vaksin 

Merangkum dari unggahan akun Instagram Kementerian Kesehatan (Kemenkes) @kemenkes_ri, Senin (17/5/2021), telah dilakukan kajian cepat oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) terhadap 128.290 responden tenaga kesehatan. Penelitian ini untuk mengukur jangka waktu Vaksin Sinovac melindungi tubuh.

Vaksinasi covid-19. (Foto: Okezone)

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa orang yang diberikan satu dosis Vaksin Sinovac hanya mampu mencegah 13 persen penularan covid-19 bergejala. Sementara pemberian dua dosis mampu mengurangi risiko hingga 94 persen covid-19 pada hari ke-28 hingga 63 hari setelah penyuntikan.

Baca juga: Ampuhkah Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Lawan Varian Baru Covid-19? 

Saat ini tenaga kesehatan yang terinfeksi covid-19 sebelum divaksin adalah 2.431 (8,66 persen) dari 28.055 subjek penelitian. Tenaga kesehatan terinfeksi covid-19 setelah divaksin dosis dua adalah 521 atau (0,56 persen) dari 91.777 subjek penelitian.

Kemudian tenaga kesehatan terinfeksi covid-19 setelah divaksin dosis pertama mencapai 657 (7,76 persen) dari 8.458 subjek penelitian.

Pemberian dosis kedua Vaksin Sinovac bisa mencegah hingga 96 persen perawatan serta mencegah 98 persen kematian akibat covid-19. Tenaga kesehatan dirawat karena covid-19 sebelum divaksin 102 (0,36 persen) dari 28.055 subjek penelitian. Tenaga kesehatan dirawat karena covid-19 setelah divaksin dosis kedua adalah 7 (0,007 persen) dari 91.777 subjek penelitian.

Sementara tenaga kesehatan dirawat karena covid-19 setelah divaksin dosis pertama yakni 24 (0,202 persen) dari 8.458 subjek penelitian. Meski memiliki efektivitas tinggi, seseorang masih berpotensi terpapar covid-19 manakala protokol kesehatan 3M yakni Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun tidak dilaksanakan dengan baik.

Baca juga: Selain 6 Juta Bulk Sinovac, Indonesia Terima 482.400 Dosis Vaksin Sinopharm 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini