Vaksin AstraZeneca Batch CMTAV547 Disetop, Kemenkes Sebut Sudah Ada yang Disuntik

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 481 2411130 vaksin-astrazeneca-batch-cmtav547-disetop-kemenkes-sebut-sudah-ada-yang-disuntik-tvTNkrzXcs.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Ini dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksinasi.

Vaksin AstraZeneca batch CMTAV547 saat ini mulai diuji sterilitas dan toksisitas oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hasil investigasi diperkirakan akan rampung pada satu atau dua minggu ke depan. Di sisi lain, vaksin AstraZeneca batch lain pendistribusiannya berjalan normal dan aman digunakan.

Vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 saat ini berjumlah 448.480 dosis dan merupakan bagian dari 3.852.000 dosis AstraZeneca yang diterima Indonesia pada 26 April melalui skema Covax Facility atau Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Vaksin Covid-19

Menjadi pertanyaan sekarang, apakah vaksin Covid-19 yang statusnya disetop sementara tersebut sudah disuntikkan ke masyarakat?

Menurut keterangan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 sudah didistribusikan untuk TNI dan sebagian ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.

"Kalau ditanya sudah ada yang mendapat vaksinasi dengan AstraZeneca batch CTMAV547, kami jawab sudah ada yang disuntikkan," terang Siti Nadia pada MNC Portal Indonesia melalui pesan singkat, Senin (17/5/2021).

Baca Juga : Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara, Kemenkes: Ini Bentuk Kehati-hatian

Baca Juga : Vaksin AstraZeneca Aman, Penghentian Sementara Hanya pada Kelompok Tertentu

Namun, dia menjelaskan bahwa reaksi vaksinasi itu sifatnya sangat individual, artinya reaksi yang terjadi tidak ada yang sama persis. "Itu karena stimulus reaksi kekebalan tubuh kita cara meresponsnya berbeda-beda," tambahnya.

Siti Nadia menegaskan bahwa vaksin AstraZeneca batch CMTAV547 yang sedang disetop sementara sebetulnya aman. Tapi, tindakan menghentikan sementara adalah wujud kehati-hatian pemerintah untuk menjamin keamanan masyarakat.

"Vaksin ini aman. Pengujian dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dan saya tekankan bahwa masyarakat yang sudah mendapat vaksin batch ini tidak usah khawatir apalagi panik karena setiap vaksin yang sudah diturunkan ke masyarakat sudah melewati proses produksi vaksin yang memenuhi kriteria kualitas mutu yang aman," ungkap Siti Nadia.

Adapun terkait dengan laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius yang diduga berkaitan dengan AstraZeneca batch CTMAV547, Komnas KIPI telah merekomendasikan BPOM untuk melakukan uji sterilitas dan toksisitas terhadap kelompok tersebut dikarenakan tidak cukup data untuk menegakkan diagnosis penyebab dan klasifikasi dari KIPI yang dimaksud.

Hingga saat ini, berdasarkan data Komnas KIPI belum pernah ada kejadian orang yang meninggal dunia akibat vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Dalam beberapa kasus sebelumnya, meninggalnya orang yang statusnya telah divaksinasi Covid-19 adalah karena penyebab lain, bukan akibat dari vaksinasi yang diterimanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini