Gerhana Bulan Total Berlangsung 26 Mei, Ini Waktu Terbaik Melihatnya

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 612 2411161 gerhana-bulan-total-berlangsung-26-mei-ini-waktu-terbaik-melihatnya-aX3lvV2Hcl.jpg Ilustrasi gerhana bulan total. (Foto: Wirestock/Freepik)

TEPAT pada tanggal 26 Mei 2021, wilayah Indonesia akan dapat melihat fenomena alam gerhana bulan total. Seperti apa dan kapan waktu yang tepat untuk mengamati fenomena tersebut?

Gerhana bulan total adalah fenomena ketika bidan orbit bulan yang miring 5 derajat membawanya sejajar dengan bidang ekliptika Planet Bumi.

Baca juga: Apa Itu Fenomena Alam Fajar dan Senja Kazib? Ini Penjelasannya 

Fenomena ini hanya bisa terjadi saat bulan purnama atau ketika Bumi berada di tengah-tengah matahari dan bulan. Hal itu membuat Bumi menghalangi cahaya matahari yang seharusnya diterima bulan.

Namun alih-alih gelap, saat puncak gerhana bulan total terjadi, satu-satunya satelit milik Bumi itu justru akan tampak merah. Hal tersebut terjadi karena sinar matahari yang tertutupi bumi masih ada yang merangsek melalui atmosfer Bumi.

Bulan. (Foto: Nicolas Thomas/Unsplash)

Kemudian terbiaskan ke bulan, sehingga membuatnya tampak merah. Warna merahnya bahkan bisa semerah darah yang membuatnya dijuluki sebagai "Blood Moon".

Sebagaimana dikutip dari laman Infoastronomy, Indonesia bagian timur akan menjadi lokasi terbaik untuk melihat gerhana bulan total karena bisa melihat poses dari awal hingga selesai.

Baca juga: Melihat Gerbang Neraka yang Terbuka Sejak 1971 

Namun perlu dicatat bahwa wilayah lain seperti di Indonesia bagian tengah dan barat tidak bisa menyaksikannya.

Gerhana bulan total akan dimulai pada pukul 16.44 WIB/17.44 Wita/18.44 WIT. Ini adalah ketika bulan pertama kalinya masuk ke bayangan umbra Bumi, sehingga akan terlihat sedikit "gigitan" pada wajah bulan.

Sayangnya untuk Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian tengah, bulan belum terbit pada jam tersebut.

Fase puncak gerhana ketika hampir sebagian besar wajah bulan sudah berada di dalam bayangan umbra Bumi. Bakal dimulai pada pukul 18.11 WIB/19.11 Wita/20.11 WIT.

Beruntungnya pada momen ini bulan sudah terbit di seluruh wilayah Indonesia, jadi masyarakat dalam menyaksikan bersama.

Baca juga: Kisah Pertarungan Naga vs Buaya Putih hingga Memunculkan Telaga Lumpur di Grobogan 

Sementara fase paling puncak gerhana bulan akan terjadi pada pukul 18.18 WIB/19.18 Wita/20.18 WIT. Ini adalah momen di mana bulan sedang merah-merahnya.

Jika Anda memiliki teleskop, segera amati bulan dan abadikan sebanyak-banyaknya karena momen ini cukup langka terjadi.

Lalu fase puncak berakhir pada pukul 18.25 WIB/19.25 Wita/20.25 WIT. Merahnya bulan ini akan berangsur pudar, tapi "gigitan" pada wajah bulan masih akan teramati hingga fase gerhana parsial berakhir pada pukul 19.25 WIB/20.25 Wita/21.52 WIT.

Bulan. (Foto: Unsplash)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini