Ada Tes Acak Antigen, Pemudik Diminta Cek Kesehatan Sebelum ke Jabodetabek

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 612 2411390 -3qM0oaHU1z.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GUNA menghambat agar laju persebaran Covid-19, pemerintah memberlakukan larangan mudik pada liburan Lebaran kemarin. Meski begitu, tidak sedikit juga masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Namun, yang menjadi masalah adalah kedatangan mereka yang baru tiba dari kampung halaman. Pasalnya, pergerakan masyarakat dalam jumlah besar akan memberikan kemungkinan lebih besar penularan virus Covid-19.

Karenanya, pemerintah memberlakukan tes acak rapid antigen bagi pengendara motor yang menuju Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) di Posko UPPKB Balonggandu, Karawang, Jawa Barat. Tes acak rapid test antigen ini berfungsi untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

Tes acak ini, merupakan implementasi dari Suart Edaran Satgas Penanganan Covid-19 nomor 13 Tahun 2021 di mana pengguna transportasi pribadi akan dilakukan tes acak oleh pemerintah daerah setempat.

Tes acak itu sudah dimulai sejak 15 Mei 2021, di mana pengetatan arus balik pengguna kendaraan roda empat dan roda dua dari arah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Sebagaimana dilansir laman Instagram resmi Kementerian Perhubungan @kemenhub151, Senin (17/5/2021), Posko Balonggandu merupakan salah satu tempat dilakukannya pengecekan Kesehatan rapid tes antigen secara acak bagi para pengendara sepeda motor. Khususnya dari arah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang melakukan perjalanan balik ke Jabodetabek.

Oleh sebab itu, para pengendara yang menggunakan kendaraan pribadi menuju wilayah Jabodetabek diimbau untuk melakukan tes kesehatan secara mandiri. Tujuannya agar tidak perlu lagi mengikuti tes acak dan untuk menghindari penumpukan di posko pengecekan kesehatan.

Tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, mengenakan masker, dan menjaga jarak untuk menghindari penularan Covid-19.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini