Tips Cegah Hipertensi, Tekanan Darah Tinggi yang Bisa Berakibat Fatal

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 18 481 2411772 tips-cegah-hipertensi-tekanan-darah-tinggi-yang-bisa-berakibat-fatal-qENZ8Ly3I9.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

Hipertensi (Tekanan darah tinggi) sering disebut sebagai sillent killer. Karena, penyakit tekanan darah tinggi ini sering muncul tanpa keluhan sehingga penderita tidak mengetahuinya.

Apa faktor risiko yang menyebabkan hipertensi? Kurang istirahat cukup, tidak menjaga pola makan, serta gaya hidup tidak sehat menjadi faktor risiko hipertensi.

Hipertensi bisa berdampak fatal, karena tekanan darah tinggi bisa menjadi pemicu beragam penyakit. Mulai dari serangan jantung hingga stroke atau penyakit kardiovaskular lainnya. Di sisi lain, hipertensi sering tidak disadari karena hampir selalu tanpa keluhan dari penderitanya. 

Hipertensi

Meski tidak memiliki keluhan, namun hipertensi bisa dicegah dan dikendalikan agar seseorang bisa hidup sehat lebih lama. Dikutip dari laman Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (18/5/2021), tanda hipertensi bisa dilihat dari hasil tekanan darah Anda. 

Seseorang didiagnosis mengalami hipertensi bila hasil tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg, sementara tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada lebih dari satu kali kunjungan. Namun, seseorang tidak perlu panik dan takut jika didiganosis mengalami hipertensi, sebab penyakit ini masih bisa dikontrol.

Baca Juga : 5 Potret Cantik Femila Sinukaban, Jodoh Baru Billy Syahputra Pilihan Netizen Hempaskan Memes Prameswari

Hipertensi dapat dicegah, dan bila sudah terkena pun dapat dikontrol dengan minum obat teratur dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Caranya dengan membatasi konsumsi gula, garam dan lemak (GGL), melakukan aktivitas fisik, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan hindari paparan asap rokok.

Konsumsi garam harus diperhatikan, dianjurkan 5-6 gram perhari. Selain itu perbanyak makan sayur, buah, sedikit lemak jenuh, ikan dan sedikit gula dengan diiringi aktivitas fisik minimal 30 menit per hari.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini