5 Solusi Hilangkan Lemak Berlebih Akibat Banyak Makan saat Lebaran

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 20 Mei 2021 08:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 481 2412710 5-solusi-hilangkan-lemak-berlebih-akibat-banyak-makan-saat-lebaran-YKvvwL30Xd.jpg Ilustrasi banyak makan saat momen Lebaran. (Foto: Shutterstock)

SAAT momen Lebaran selalu tersedia makanan lezat, mulai opor ayam, ketupat, nastar, hingga manisan kolang-kaling. Tapi sayangnya, hidangan Lebaran itu cenderung tinggi garam dan gula. Jika sudah demikian, kalori yang masuk ke tubuh pun meningkat drastis. Jadi tidak heran jika banyak orang yang berat badannya bertambah usai Lebaran.

Namun jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lemak akibat pola makan berlebih saat momen Lebaran, seperti dirangkum dari laman Healthline, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Bosan Opor Ayam, Cobain 4 Kuliner Kekinian yang Lagi Hits Ini 

1. Olahraga sambil berdiri

Melakukan olahraga sambil berdiri mungkin lebih bermanfaat untuk kesehatan daripada melakukan latihan yang sama sambil duduk atau menggunakan mesin angkat beban.

Dengan berdiri, Anda mengaktifkan lebih banyak otot untuk menjaga keseimbangan dan menahan berat badan. Oleh karena itu, Anda akan menghabiskan lebih banyak energi saat berolahraga.

Sebuah studi yang membandingkan efek latihan berdiri dan duduk menunjukkan bahwa beberapa latihan berdiri meningkatkan aktivasi otot sebesar 7 hingga 25 persen dibandingkan dengan duduk. Meskipun tampak seperti perubahan kecil, ini dapat memperkuat bagian tengah tubuh Anda dan patut dicoba.

Olahraga lari. (Foto: Tikkho Maciel/Unsplash)

2. Tambahkan cuka sari apel ke menu diet

Cuka sari apel dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan yang mengesankan. Sebagian besar dikaitkan dengan kandungan asam asetatnya. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa asam asetat dapat mengurangi akumulasi lemak tubuh.

Meskipun penelitian pada manusia agak kurang di bidang ini, satu penelitian terhadap pria gemuk menunjukkan bahwa mengonsumsi satu sendok makan cuka sari apel setiap hari selama 12 minggu mengurangi lingkar pinggang rata-rata 0,5 inci (1,4 cm).

Baca juga: 5 Potret Bikin Ngakak saat Lebaran, Salah Pakai Baju hingga Motor Putus 

3. Berjalan 30 menit setiap hari

Kombinasi diet dan olahraga mungkin merupakan cara paling efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa Anda tidak perlu berolahraga keras untuk mendapatkan manfaat kesehatan.

Jalan cepat yang teratur telah terbukti secara efektif mengurangi total lemak tubuh dan lemak yang terletak di sekitar bagian tengah tubuh Anda. Faktanya, berjalan cepat selama 30 hingga 40 menit (sekira 7.500 langkah) per hari telah dikaitkan dengan penurunan signifikan lemak perut yang berbahaya dan pinggang yang lebih ramping.

4. Hindari minuman berkalori

Soda, jus buah, dan minuman berenergi umumnya mengandung gula dan kalori cair. Juga sangat mudah untuk minum dalam jumlah besar sekaligus, menghasilkan banyak kalori kosong. Masalah dengan kalori cair adalah otak Anda tidak mencatatnya seperti mencatat kalori padat.

Oleh karena itu, Anda pada akhirnya akan mengonsumsi kalori ini di atas semua yang dimakan atau diminum. Satu penelitian menunjukkan bahwa setiap porsi minuman manis setiap hari meningkatkan risiko obesitas hingga 60 persen pada anak-anak. Minuman ini juga umumnya sarat fruktosa yang telah dikaitkan langsung dengan penambahan lemak perut.

Baca juga: Biar Kue Lebaran Tetap Awet, Ikuti 4 Cara Ini 

5. Berlatih makan dengan pikiran

Makan dengan penuh kesadaran adalah teknik yang membantu Anda mengenali dan mengatasi emosi dan sensasi fisik terkait makanan dan rasa lapar. Ini melibatkan memperlambat, makan tanpa gangguan, fokus pada isyarat lapar fisik dan makan hanya sampai Anda merasa kenyang.

Sebagian besar penelitian setuju bahwa makan dengan sadar membantu Anda menurunkan berat badan dengan mengubah perilaku makan dan mengurangi perilaku yang berhubungan dengan stres, seperti makan karena stres dan makan berlebihan.

Selain itu, cara ini lebih mungkin membantu Anda menjaga berat badan dalam jangka panjang, karena berfokus pada perubahan perilaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini