Etty Bachir, Sarjana Hukum yang Geluti Batik Rumahan hingga Go International

Doddy Handoko , Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 194 2413292 etty-bachir-sarjana-hukum-yang-geluti-batik-rumahan-hingga-go-international-zVMx7QUBEH.jpg Etty Bachir. (Foto: Dok Etty Bachir)

TENTU orang tidak akan menyangka gerai produk busana Etty Setiawan Bachir baik kebaya, batik, hantaran perkawinan, kaftan, dan pakaian Muslim (mukena, baju koko) yang bernuansa klasik mulai mendunia itu sebenarnya dikelola ala industri rumahan.

"Saya menjalankan bisnis butik ini secara mengalir saja. Kita memiliki beberapa gerai di kawasan mal elite metropolitan," kata Etty Bachir di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Baca juga: Cantiknya Luna Maya, Cinta Laura dan Anya Geraldine Bergaun Batik, The Real Aset Negara! 

Harga yang dipatok berkisar ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Di dalam negeri pelangganya para artis dan pejabat negara. Bahkan ketika salah satu petinggi negara menikahkan putranya, semua busana digarap oleh Etty.

Busana karya Etty Bachir. (Foto: Dok Etty Bachir)

Pasar diperluas ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Di kedua negara rumpun Melayu itu sudah ada beberapa pelanggan setia puluhan tahun memakai produknya.

Baca juga: Google Doodle Tampilkan Sosok Go Tik Swan, Pelopor Batik Asal Solo 

Etty bisa dikatakan sebagai pebisnis dengan kriteria unik. Mengapa? Ada beberapa fakta yang bisa jadi sulit ditemui dengan pebisnis lain. Selain kesetiaan pelanggan terhadap fanatisme produknya, Etty hampir tidak pernah melakukan kegiatan pameran.

Ia bersikukuh kalau mengikuti pameran seperti anjuran teman-temannya bahkan partner bisnisnya maka Etty akan sulit untuk membagi waktu di rumah dan kegiatan lainnya yang terkait dengan pendidikan anak-anaknya.

Sedari awal ia percaya asalkan mengutamakan pelayanan pelanggan dan kualitas produk senantiasa terjaga, maka rezeki dari Allah Subhanahu wa ta'ala itu akan senantiasa mengalir.

"Jadi, saya melayani 1 pelanggan dengan 1.000 pelanggan, pelanggan lama atau yang baru dan lainnya, itu sama saja. Menjaga hubungan baik dan mengerti apa yang menjadi keinginan pelanggan maupun menjiwai sepenuhnya perannya sebagai pebisnis," katanya.

Baca juga: Batik Mega Mendung, Percampuran Budaya yang Memiliki Makna Mendalam 

Pendidikan hukum yang dilakoninya sangat kontras dengan dunia bisnis yang ia tekuni.

"Rancangan bernuansa klasik namun up to date telah terbukti, karena 10–15 tahun lalu bahkan bisa jadi lebih dari itu, masih pantas dipakai jika tidak banyak perubahan tubuh pada pembeli," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini