Demi Lovato Mengaku Non-Biner, Apa Bedanya dengan Kasus Aprilia Manganang?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 612 2413420 demi-lovato-mengaku-non-biner-apa-bedanya-dengan-kasus-aprilia-manganang-Y1FrfDxjWe.jpg Aprilia Manganang. (Foto: Instagram)

PENYANYI cantik Demi Lovato membuat pengakuan mengejutkan bahwa dia adalah seorang non-biner. Non-biner sendiri, merupakan istilah umum untuk identitas gender yang tidak merujuk spesifik pada salah satu gender laki-laki atau perempuan.

Orang-orang ini dianggap non-biner, karena tidak mengidentifikasi sebagai bagian dari biner gender pria atau wanita. Istilah non-biner bisa berarti dua hal. Pertama, bisa merujuk pada jenis kelamin orang yang non-biner, mirip dengan istilah "jenis kelamin perempuan" atau "jenis kelamin laki-laki". Kedua, ini bisa merujuk pada berhubungan seks dengan orang non-biner.

Meskipun berbeda, tapi kondisi perubahan gender juga sempat terjadi di Indonesia, terbaru adalah pada Aprilia Manganang, yang kini berganti nama secara legal menjadi Aprilio Manganang.

Tapi, keduanya memiliki permasalahan yang berbeda. Ya, Demi Lovato berjibaku dengan orientasi gender, sedangkan Aprilio Manganang mengarah ke permasalahan jenis kelamin.

Non-biner yang diakui sebagai ekspresi gender Demi Lovato merupakan seseorang yang tidak mengidentifikasi dirinya hanya sebagai pria atau perempuan.

Artinya, mereka dapat mengidentifikasikan dirinya sebagai laki-laki, perempuan, di antara dua jenis kelamin tersebut, atau bukan bagian dari kategori jenis kelamin sama sekali.

Dengan perubahan status gender tersebut, Demi Lovato yang sebelumnya mengaku sebagai seorang panseksual, kini memiliki nama sapaan baru, yaitu 'they/them'. Ya, dalam penulisan bahasa Inggris, seseorang memiliki nama sapaan, yang biasanya 'she/her' atau 'he/her'.

Hal terkait 'non-biner' masuk pada ranah ekspresi gender. Berbeda dengan permasalahan alat kelamin atau dengan siapa dia tertarik secara seksual. Artinya, identifikasi gender tidak menentukan dengan pasti apa orientasi seksual seseorang.

Misalnya, seseorang yang mengaku dirinya non-biner, maka itu tidak pasti berarti dia biseksual atau homoseksual. Ini hanya soal bagaimana seseorang mengekspresikan gendernya.

Beda kasus dengan yang dialami Aprilio Manganang. Ia mengalami yang namanya kondisi penyakit Hipospadia yaitu keadaan cacat lahir atau kondisi bawaan di mana pembukaan uretra berada di bagian bawah penis bukan di ujung.

Kebanyakan pasien Hipospadia sudah mengalami kondisi tersebut sejak lahir. Pembedahan biasanya menjadi solusi dari masalah ini, dengan upaya mengembalikan tampilan normal penis anak penderita Hipospadia.

Nah, karena mengalami masalah ini, Aprilio yang sejak kecil dikenal sebagai anak perempuan, saat dewasa, atlet voli yang kini tergabung dalam TNI Angkatan Darat tersebut mengakui dirinya sebagai laki-laki.

Pengakuannya itu pun menggemparkan Indonesia bahkan dunia, karena dia terlibat dalam atlet voli nasional yang sudah melalang buana pada pertandingan internasional.

Perubahan identitas diri Aprilio Manganang dari yang awalnya perempuan menjadi laki-laki ini berkaitan dengan kondisi alat kelamin. Secara ekspresi gender pun bisa dilihat kalau Aprilia Manganang lebih dominan ke pria, bukan perempuan yang diamini banyak pihak sejak dulu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini