Mengenal Kuntul Hitam, Burung Terpintar Sedunia saat Berburu

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 612 2413624 mengenal-kuntul-hitam-burung-terpintar-sedunia-saat-berburu-5Qw2qAHvAt.jpg Burung Kuntul. (Foto: Instagram)

HEWAN unggas mungkin tidak sepintar primata, meski begitu bukan berarti mereka tidak menggunakan akal saat berburu. Nah, baru-baru ini, peneliti menemukan seekor burung pintar yang diberi nama Kuntul Hitam.

Kuntul Hitam merupakan spesies bangau Afrika yang memiliki teknik berburu sangat unik. Hewan tersebut menggunakan sayapnya menyerupai payung. Tujuannya tidak hanya untuk mengurangi silau, tetapi juga memancing ikan ke dalam rasa aman yang palsu.

Tidak heran, jika kemudian mendapat julukan ‘Canopy Feeding’. Sebab teknologi berburu yang digunakan oleh bangau hitam menjadi salah satu yang paling licik yang diamati di alam liar. Burung ini berjalan pelan-pelan melalui air dangkal dan kemudian melebarkan sayapnya ke sekeliling tubuhnya.

Burung Kuntul

Tujuannya untuk membuat semacam payung yang menghalangi cahaya. Meskipun tidak begitu jelas mengapa bangau Afrika menggunakan teknik khusus ini, para ilmuwan berhipotesis bahwa teknik ini memiliki beberapa keuntungan.

Salah satunya adalah mengurangi silau yang mampu menarik ikan ke dalam perangkap. Salah satu teori yang bisa diterima adalah ikan kecil yang mencari tempat untuk bersembunyi dari predator tertarik pada keteduhan yang diciptakan oleh sayap bangau.

Sebagaimana dilansir, Oddity Central, keteduhan memberi burung pandangan yang lebih baik tentang korbannya, ia dapat dengan mudah mengambilnya dari air dengan paruhnya yang panjang.

“Itu semua adalah bagian dari taktik berburu yang menghabiskan banyak waktu untuk mencari mangsa yang lebih kecil tepat di bawah permukaan,” kata Bill Shields, seorang profesor emeritus di SUNY College of Environmental Science and Forestry, kepada Audubon.

Menariknya, hewan tersebut memiliki kaki kuning cerah, yang mungkin pernah digunakan untuk mengganggu dan mengalihkan perhatian targetnya. Teknik ini terbukti efisien, sehingga burung tersebut berevolusi untuk mengandalkan cara ini secara eksklusif.

"Bisa juga dikatakan bahwa daya pikat bayangan dan kaki yang cerah sekarang bekerja bersama-sama untuk menarik ikan ke dalam jangkauan pemakanan," kata Evans.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini