Share

Ketahui Bahaya Minuman Berenergi, Yuk Segera Kurangi

Bertold Ananda, Jurnalis · Minggu 23 Mei 2021 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 481 2414110 ketahui-bahaya-minuman-berenergi-yuk-segera-kurangi-4DQwvTwn5s.jpg Ilustrasi mengonsumsi minuman berenergi. (Foto: Freepik)

APAKAH Anda sering mengonsumsi minuman berenergi? Segera kurangi ya, sebab minuman berenergi tidak baik untuk kesehatan. Hal ini disebabkan dorongan instan dari gula dan kafein di dalam minuman berenergi sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh.

Minuman berenergi yang tersedia di pasaran dibuat dalam bermacam warna dan berbagai strategi pemasaran iklan, logo, serta slogan yang keren. Itu yang menyebabkan anak-anak muda zaman sekarang menyukainya, dan tidak ragu mengambilnya dari rak-rak lemari es di minimarket.

Nah, berikut yang harus Anda ketahui mengenai bahaya minuman berenergi, sebagaimana disitat dari laman Times of India, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Raffi Ahmad Akui Doyan Minuman Berenergi saat Olahraga 

1. Tinggi kafein dan gula

Minuman berenergi memiliki kandungan kafein dan gula yang sangat tinggi. Memang efek yang diberikan cukup meyakinkan karena efek yang terasa membuat tubuh merasa segar dan berenergi. Tapi di samping itu terdapat efek negatif untuk tubuh karena terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kegelisahan, detak jantung cepat, dan sulit tidur. Demikian diungkapkan praktisi kesehatan asal India dr Mursalin Shaikh.

Selain itu, meskipun gula memberikan dorongan energi, waspadalah terhadap fenomena yang disebut "tabrakan gula" saat energi ini habis. "Ini membuat seseorang merasa sangat lelah. Jadi, mereka pasti tidak dimaksudkan untuk kegiatan olahraga," tegas ahli gizi olahraga Deepshikha Agarwal.

Minuman berenergi. (Foto: Pixabay)

2. Timbulkan kecanduan

Minuman berenergi memiliki efek kecanduan dalam tubuh. Itu disebabkan kafein bisa membuat ketagihan, baik itu teh, kopi, atau minuman berenergi. Jadi ketika tidak menemukannya, mungkin merasakan sakit kepala, rewel, gelisah atau lelah selama beberapa hari.

Dokter anak Bhandarkar mengatakan bahwa minuman berenergi terasa manis, anak-anak juga tertarik merasakannya. Tapi, orangtua pasti harus mencegah anak-anak untuk mengonsumsinya.

"Karena dapat menyebabkan kelainan elektrolit. Oleh karena itu, meskipun sangat dilarang untuk anak-anak yang lebih kecil, jika remaja, yang terlibat dalam olahraga dan aktivitas fisik, itu seharusnya hanya di bawah pengawasan," jelasnya.

Baca juga: Suka Minuman Berenergi, Cek Dulu Kehalalannya! 

3. Tidak gantikan air dan mineral

Ahli gizi olahraga Deepshikha Agarwal Minuman mengatakan minuman berenergi tidak boleh disamakan dengan minuman olahraga. Minuman berenergi tidak menggantikan air dan mineral yang hilang saat berkeringat. Padahal, kafein yang terkandung di minuman itu justru bisa membuat tubuh makin dehidrasi. Jadi, dianjurkan minum air putih saja.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini