Paula Verhoeven Kembali Positif Covid-19, Bagaimana Penanganannya?

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 23 Mei 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 23 481 2414248 paula-verhoeven-kembali-positif-covid-19-bagaimana-penanganannya-h0Rx8Q0wzM.jpg Paula Verhoeven. (Foto: Siska Permata Sari/MNC Portal Indonesia)

ARTIS Paula Verhoeven kembali positif covid-19. Ini merupakan kedua kalinya suami dari aktor Baim Wong dan ibunda Kiano Tiger Wong itu terinfeksi virus corona. Bedanya, kali ini Paula sedang mengandung anak keduanya.

Kondisi ini membuat Baim Wong bingung karena Paula Verhoeven dilaporkan tidak menunjukkan gejala apa pun. Lantas, apakah ada perbedaan antara positif covid-19 yang pertama dengan kedua? Bagaimana penanganannya?

Baca juga: Paula Verhoeven 2 Kali Positif Covid-19, Ketahui Penyebab Reinfeksi 

Terkait hal itu, dokter relawan covid-19 sekaligus influencer kesehatan Muhamad Fajri Adda'i mengatakan bahwa penanganan pasien covid-19, baik yang pertama maupun kedua kali terinfeksi, tidak ada bedanya.

Paula Verhoeven. (Foto: Instagram @paula_verhoeven)

"Treatment untuk orang yang sakit (covid-19) pertama atau kedua itu sama, enggak ada bedanya," ujar dia kepada MNC Portal, Minggu (23/5/21).

Baca juga: Baim Wong Umumkan Paula Verhoeven Positif Covid-19 

Ia melanjutkan, untuk penyembuhannya tergantung tingkat level keparahannya. Misalnya, orang tanpa gejala (OTG) seperti yang dialami Paula Verhoeven, cukup minum vitamin dan istirahat. Kemudian tidak lupa melakukan isolasi mandiri.

Namun lain halnya jika pasien mengalami gejala berat, maka harus segera dibawa ke rumah sakit. Nantinya semua akan diperiksa, seperti pembuluh, sirkulasi, hingga peredaran darahnya.

Selain itu perlu diketahui bahwa seseorang yang terpapar covid-19, gejala dan reaksi yang ditimbulkan sama. Akan tetapi, ada kemungkinan virus yang masuk ini lebih parah atau tidak setelah orang itu divaksin, maka reaksinya akan muncul.

Baca juga: Dapat Paket Misterius, Paula Verhoeven Shock 

"Di situ mungkin yang beda adalah ketika divaksin, terus dia sakit cukup berat. Itu harus mungkin curiga, sebagai referensi untuk varian baru itu paling hebat," terangnya.

Ia menyimpulkan bahwa antara orang positif covid-19 yang pertama dan kedua tidak ada bedanya. Keduanya sama-sama akan menimbulkan reaksi serupa. Sehingga, penanganan yang paling utama yaitu menjaga sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan kualitas kewaspadaannya terhadap covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini