Keinginan Refal Hady Jajal Peran Sebagai Psikopat Terwujud di Film Tarian Lengger Maut

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 12 2414703 keinginan-refal-hady-jajal-peran-sebagai-psikopat-terwujud-di-film-tarian-lengger-maut-M0nngbBVNZ.jpg Foto: Dok Tarian Lengger Maut

Sempat berucap ingin menjajal peran yang berbeda dari biasanya, akhirnya Refal Hady merasakannya lewat film Tarian Lengger Maut. Karena keinginannya itu pula yang membuat Refal Hady terpilih sebagai pemeran utama di film Tarian Lengger Maut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Yongki Ongestu, sutradara film Tarian Lengger Maut. “Kenapa memilih Refal, karena saya dan produser yakin Refal pasti bisa, pasti cocok banget. Dan saya sempat baca di satu artikel kalau refal pengin coba karakter yang begini,” kata sang sutradara.

Menurut sang sutradara, jika Refal Hady memiliki keinginan kuat, pastinya akan totalitas saat memerankan tokoh tersebut. Terbukti setelah Refal Hady rampung menjalani proses syuting. “Kalau dia coba kan pasti akan all out dan memang benar sih all out di sini,” ucapnya.

Refal Hady sendiri mengaku film ini menantangelain karena pertama kalinya bermain di film bergenre thriller, dia juga harus menjalani pendalaman karakter yang sempat membuatnya stres.

“Untuk gue yang lumayan geli sama kodok, stres juga waktu itu,” tuturnya. Namun baginya film ini memberikan pengalaman dan keseruan yang tak terungkapkan, karena dia merasa tertantang berperan sebagai seorang psikopat.

Tarian Lengger Maut ini Refal Hady dipercaya berperan sebagai dokter Jati, yang baru pindah ke sebuah desa bernama Pageralas dan di sana ia jatuh hati dengan seorang penari lengger bernama Sukma yang diperankan oleh Della Dartyan.

Seperti apa kisah dokter Jati yang ternyata psikopat ini? Apakah nyawa Sukma dalam bahaya? Yuk, nonton Tarian Lengger Maut yang telah tayang sejak 13 Mei 2021 di bioskop.

Visinema Pictures didirikan oleh Angga Dwimas Sasongko pada tahun 2008. Beberapa film layar lebar Visinema adalah Cahaya Dari Timur Beta Maluku, Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Love for Sale, Keluarga Cemara, Terlalu Tampan, Generasi 90an: Melankolia hingga dua film terbaru mereka, Pulau Plastik dan Tarian Lengger Maut Untuk film Keluarga Cemara sendiri, merupakan film keluarga Indonesia pertama yang meraih 1.7 juta penonton di awal 2019. Lalu film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini menjadi film pembuka awal 2020 yang berhasil

meraih 2.2 juta penonton. Film-film produksi Visinema Pictures mempunyai visi progresif untuk menambah perspektif dalam melihat berbagai sisi kehidupan masyarakat di Indonesia. Selain itu, kualitas film yang dihadirkan Visinema berlandaskan pada keintiman pengalaman menonton setiap orang dan menjadikan sinema sebagai representasi seni dan kekayaan intelektual Indonesia.

Aenigma Picture didirikan oleh Yongki Ongestu pada 2012 dari passion untuk audio visual storytelling yang berkualitas dengan keyakinan untuk membawa direct impact kepada pekerja kreatif modern maupun tradisional.

Scope of work Aenigma Picture termasuk digital ad videos, TVC, music video, animation, film pendek dan film layar lebar.

Melalui film layar lebar pertama, Tarian Lengger Maut, Aenigma Picture berharap bisa membawa dampak positif kepada seniman tradisional dan pekerja film daerah yang terlibat.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini